Upaya meningkatkan kualitas pembinaan Pramuka Penegak dan Pandega terus dilakukan Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Banyumas melalui penguatan Satuan Karya (Saka) Pramuka. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) serta audiensi Bidang Pembinaan Satuan Kwarcab Banyumas dengan Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Banyumas sebagai instansi pembina Saka Praja Wibawa, Kamis (9/7).
Kegiatan dipimpin oleh Wakil Ketua Bidang Pembinaan Satuan Kwarcab Banyumas, Agus Anggraito, AP., M.Si., didampingi Sekretaris Bidang Pembinaan Satuan Taryono, S.T., MPA., bersama jajaran Andalan Bidang Pembinaan Satuan. Audiensi berlangsung sebagai bagian dari rangkaian monitoring dan evaluasi lima Satuan Karya Pramuka di Kabupaten Banyumas yang bertujuan memperkuat sinergi antara Gerakan Pramuka dengan organisasi perangkat daerah.
Selain Saka Praja Wibawa, kegiatan monitoring dan evaluasi juga dijadwalkan dilaksanakan di BAPPERIDA Kabupaten Banyumas sebagai pembina Saka Pangripta, Dinas Pertanian Kabupaten Banyumas sebagai pembina Saka Taruna Bumi, Kementerian Agama Kabupaten Banyumas sebagai pembina Saka Amal Bakti, serta BNN Kabupaten Banyumas sebagai pembina Saka Narkotika.
Audiensi bersama Satpol PP Kabupaten Banyumas menjadi momentum untuk mengevaluasi pelaksanaan pembinaan Saka Praja Wibawa sekaligus membahas berbagai peluang pengembangan program yang selaras dengan tugas pokok dan fungsi Satpol PP dalam menegakkan peraturan daerah, menjaga ketertiban umum, serta memberikan perlindungan kepada masyarakat.
Dalam diskusi tersebut, kedua belah pihak membahas pentingnya menghadirkan kegiatan pembinaan yang lebih inovatif dan aplikatif sehingga anggota Saka Praja Wibawa tidak hanya memahami materi kepramukaan, tetapi juga memiliki pengalaman langsung mengenai kedisiplinan, kepemimpinan, pelayanan masyarakat, serta wawasan mengenai penegakan peraturan daerah.
Wakil Ketua Bidang Pembinaan Satuan Kwarcab Banyumas, Agus Anggraito, AP., M.Si., menyampaikan bahwa monitoring dan evaluasi ini merupakan bagian dari komitmen Kwarcab Banyumas untuk memperkuat eksistensi setiap satuan karya sekaligus merespons berbagai inovasi dari instansi pembina.
“Kami ingin memastikan setiap satuan karya berkembang sesuai karakter dan tugas pokok instansi pembinanya. Melalui audiensi ini, kami membuka ruang diskusi agar lahir berbagai inovasi pembinaan yang semakin menarik dan mampu memberikan pengalaman belajar yang nyata bagi Pramuka Penegak dan Pandega,” ujar Agus.
Menurutnya, keberadaan Saka Praja Wibawa memiliki posisi strategis dalam membentuk karakter generasi muda, khususnya dalam menanamkan nilai kedisiplinan, kepatuhan terhadap aturan, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap ketertiban lingkungan.
“Satpol PP memiliki banyak pengalaman dan kompetensi yang dapat ditransformasikan kepada anggota Pramuka. Karena itu, Saka Praja Wibawa diharapkan menjadi wadah pembinaan yang mampu mencetak generasi muda yang disiplin, berintegritas, memiliki jiwa kepemimpinan, dan siap menjadi pelopor ketertiban di lingkungan masing-masing,” jelasnya.
Agus menambahkan bahwa keberadaan satuan karya juga memberikan manfaat bagi instansi pembina karena menjadi mitra strategis dalam menyosialisasikan berbagai program kepada masyarakat melalui generasi muda.
“Satuan karya bukan hanya menjadi tempat belajar bagi anggota Pramuka, tetapi juga menjadi kepanjangan tangan instansi dalam mendukung pencapaian indikator kinerja utama. Melalui pembinaan yang terarah, anggota Pramuka memperoleh keterampilan baru sesuai bidangnya, sekaligus memiliki lebih banyak pilihan satuan karya sebagai salah satu persyaratan menuju Pramuka Garuda golongan Penegak,” tambahnya.
Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, Kwarcab Banyumas juga mendorong peningkatan kualitas program latihan, pengembangan instruktur, serta penyelenggaraan kegiatan kolaboratif antara Satpol PP dan Gerakan Pramuka. Harapannya, Saka Praja Wibawa mampu menjadi salah satu satuan karya yang semakin diminati oleh Pramuka Penegak dan Pandega karena memberikan pengalaman belajar yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Program monitoring dan evaluasi Satuan Karya Pramuka merupakan salah satu implementasi program prioritas Ketua Kwarcab Banyumas dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas Satuan Karya Pramuka di Kabupaten Banyumas. Dengan sinergi yang semakin kuat bersama berbagai instansi pemerintah, Kwarcab Banyumas optimistis pembinaan Pramuka Penegak dan Pandega akan semakin berkualitas, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta mampu melahirkan generasi muda yang berkarakter, terampil, dan siap berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun menyongsong Indonesia Emas 2045.















