Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Banyumas kembali melanjutkan rangkaian Lomba Kwarran Tergiat (LKT) 2026. Pada Minggu, 9 Agustus 2026, giliran Kwartir Ranting (Kwarran) Jatilawang yang menerima kunjungan lapangan dari Tim Penilai Kwarcab Banyumas. Penilaian yang berlangsung di Kompleks Korwilcam Dinas Pendidikan Jatilawang ini berjalan lancar dan penuh keakraban sejak dibuka pukul 09.00 WIB.
Kedatangan rombongan Kwarcab Banyumas disambut hangat oleh Ketua Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran) Jatilawang Kak Bahtiar Dwiharyanto, S.STP., M.Si., jajaran Mabiran, para Ketua Majelis Pembimbing Desa (Mabisa), pengurus Kwarran Jatilawang, Ketua Majelis Pembimbing Gugusdepan (Mabigus), para Pembina Pramuka, serta anggota Dewan Kerja Ranting (DKR).
Dalam sambutan pembukanya, Camat Jatilawang selaku Ketua Mabiran Kak Bahtiar Dwiharyanto menyampaikan apresiasi atas kedatangan tim penilai. Beliau menekankan agar seluruh pengurus Kwarran Jatilawang memanfaatkan ajang LKT ini sebagai media pembelajaran organisasi.
“Kami mengucapkan selamat datang kepada Tim Penilai dari Kwarcab Banyumas. Saya meminta kepada segenap pengurus Kwarran Jatilawang yang dinilai hari ini untuk benar-benar belajar kepada Tim Penilai tentang bagaimana mengelola Kwarran yang baik, tertib administrasi, dan kaya inovasi program,” ujar Kak Bahtiar Dwiharyanto.
Rombongan Kwarcab Banyumas dipimpin langsung oleh Pimpinan Kwarcab Kak Wahyu Handoko, S.Pd., S.M., serta Ketua Tim Penilai Kak Rahita Utama. Penilaian dilakukan secara mendalam pada delapan aspek tata kelola organisasi oleh para andalan cabang yang berpengalaman.
Tim penilai yang bertugas meliputi Kak Achmad Sa’bani di Bidang Bina Muda, Kak Yani Susilowati, S.Pd.SD., M.Pd. di Bidang Keuangan, serta Kak Sinung Tri Marhaendro, S.Pd. di Bidang Organisasi dan Hukum (Orgakum). Selain itu, Bidang Bina Wasa dinilai oleh Kak Machali, S.Ag., MM.Pd., Bidang Pembinaan Satuan (Binsat) oleh Kak Doni Damara T., S.Pt., Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) oleh Kak Parsito, S.H., Bidang Pengabdian Masyarakat (Abdimas) oleh Kak Fatih Nurijeki, S.Pd., dan perwakilan DKR oleh Kak Qurratu ‘Aini Fiki Alshifa, S.I.Kom.
Pada kesempatan penilaian tersebut, Pimpinan Kwarcab Banyumas Kak Wahyu Handoko menyampaikan tiga hal penting terkait tujuan penyelenggaraan LKT 2026 di Kabupaten Banyumas.
Pertama, LKT merupakan ajang silaturahmi rutin antara Kwarcab Banyumas dan pengurus di tingkat kecamatan. Melalui pertemuan ini, Kwarcab dapat memantau secara langsung ketercapaian program kerja yang telah diprogramkan dan dilaksanakan oleh Kwarran Jatilawang sepanjang tahun 2026.
Kedua, LKT difungsikan sebagai sarana evaluasi transparan. Hasil penilaian administrasi dan lapangan dari Kwarran Jatilawang nantinya akan diolah oleh tim penilai untuk disandingkan serta diperbandingkan dengan 27 Kwarran lain yang ada di wilayah Kwarcab Banyumas.
“Penilaian LKT ini adalah salah satu bentuk evaluasi dalam pengelolaan Kwarran. Nanti hasilnya akan dipersandingkan dengan 27 Kwarran se-Banyumas. Sudah barang tentu akan ada yang berhasil menduduki peringkat atas dan ada yang di peringkat bawah. Namun, penilaian ini hendaknya dijadikan pengalaman untuk mawas diri dan berbenah,” ungkapan Kak Wahyu Handoko memberi pengarahan.
Ketiga, LKT diharapkan menjadi pemicu semangat untuk memperkuat kebersamaan. Dengan adanya kekompakan antara Mabiran, pengurus Kwarran, Mabigus di sekolah, hingga pangkalan gugusdepan, Gerakan Pramuka di Jatilawang dan Banyumas secara umum akan semakin maju dan melesat.
Setelah seluruh proses pemeriksaan berkas dan wawancara selesai, acara ditutup dengan penyampaian kesan dan pesan oleh Ketua Tim Penilai Kak Rahita Utama. Acara dilanjutkan dengan pelepasan dan ucapan selamat jalan dari Ketua Kwarran Jatilawang, menandai berakhirnya penilaian LKT 2026 di Jatilawang dengan penuh kesan manis dan rasa persaudaraan.














