Pramuka Peduli Kwartir Cabang (Kwarcab) Banyumas yang diwakili oleh Kak Ari Pringgo Aji, S.Psi. ambil bagian dalam Bimbingan Teknis (Bintek) Pembangunan Rumah Unggul Sistem Panel Instan (RUSPIN) yang diselenggarakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas bersinergi dengan CV Rumah Panel Bangun Mandiri di Desa Cindaga, Kecamatan Kebasen, Kamis, 4 Juni 2026. Narasumber kegiatan dari Kementerian Pekerjaan Umum secara daring, Dinas Perumahan dan Permukiman (Dinperim) Kabupaten Banyumas, serta tim ahli dari CV Rumah Bangun Mandiri selaku penyuplai resmi sistem RUSPIN di wilayah Banyumas.
Kegiatan strategis ini dibuka langsung oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banyumas, Bapak Dwi Irawan Sukma, S.STP., M.Hum. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa edukasi mengenai metode RUSPIN sangat krusial bagi para relawan dan akademisi di Banyumas, mengingat letak geografis wilayah yang menuntut kesiapsiagaan infrastruktur terhadap ancaman bencana alam.
“Metode RUSPIN ini merupakan inovasi penting yang selaras dengan Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi di BPBD. Melalui bimtek ini, kita mengenalkan sistem pembuatan hunian yang tidak hanya jauh lebih cepat proses pengerjaannya, tetapi juga memiliki struktur yang jauh lebih kuat dan tahan terhadap guncangan gempa bumi,” ujar Dwi Irawan Sukma saat membuka acara.
Sementara itu, Kak Ari Pringgo Aji selaku perwakilan Pramuka Peduli Kwarcab Banyumas menyatakan bahwa ilmu yang didapatkan dari workshop di gerai produksi CV Rumah Panel Bangun Mandiri ini akan menjadi bekal berharga bagi korps relawan pramuka.
“Gerakan Pramuka harus selalu adaptif terhadap teknologi kebencanaan. Dengan memahami sistem panel instan RUSPIN ini, personel Pramuka Peduli Banyumas kedepan siap diterjunkan untuk membantu pembangunan hunian sementara maupun permanen bagi masyarakat terdampak bencana secara lebih efektif dan efisien,” ungkap Kak Ari Pringgo Aji selepas kegiatan.
Melalui sinergi lintas sektor ini, diharapkan kapasitas relawan kemanusiaan di Banyumas, khususnya Pramuka Peduli, meningkat secara signifikan dalam menghadapi tantangan penanggulangan bencana di masa depan.
Pewarta: Retno Wihyanti, M.Pd.














