Kwartir Cabang (Kwarcab) Banyumas menggelar Rapat Bidang Keuangan, Sarana dan Prasarana, serta Aset sebagai upaya memperkuat tata kelola organisasi yang lebih tertib, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi pada Selasa, 26 Mei 2026 di Ruang Rapat Sekda Kab. Bayumas. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pengurus Kwarcab Banyumas serta unsur terkait lainnya.
Dalam arahannya, Sekretaris Daerah selaku Ketua Kwarcab Banyumas menyampaikan bahwa masih terdapat beberapa catatan program pada periode tahun sebelumnya yang belum dapat terlaksana secara optimal. Meski demikian, pelaksanaan iuran dana abadi dan iuran anggota pada tahun ketiga dinilai sudah berjalan lebih lancar. Hal ini terlihat dari adanya itikad baik dari kwartir ranting (Kwarran) untuk melunasi kewajiban administrasi yang ada. Pada tahun ini, Kwarcab Banyumas menargetkan pelaksanaan Iuran Majelis Pembimbing (Mabi) yang melibatkan berbagai unsur pimpinan daerah dan instansi.
Mengusung tema Inovasi dan Digitalisasi, bidang Keuangan, Sarpras, dan Aset Kwarcab Banyumas juga merencanakan pengembangan aplikasi berbasis digital guna mendukung sistem administrasi dan keuangan secara lebih efektif dan transparan. Melalui aplikasi tersebut, pembayaran iuran Mabi maupun Kwarran dapat dilakukan secara digital dan dapat diakses oleh seluruh pihak terkait.
Melalui inovasi dan digitalisasi, kami ingin membangun sistem pengelolaan keuangan Pramuka yang lebih modern, transparan, dan mudah diakses oleh seluruh jajaran kwartir ranting maupun Mabi, ujar Ketua Kwartir Cabang Banyumas, Dr. Agus Nur Hadie, S.Sos., M.Si., M.Kom dalam Rapat Bidang Keuangan, Sarana dan Prasarana, serta Aset Kwarcab Banyumas.
Beliau juga menyampaikan bahwa pengembangan aplikasi berbasis digital menjadi salah satu langkah strategis Kwarcab Banyumas dalam mendukung transformasi digital organisasi. Nantinya, aplikasi tersebut akan digunakan untuk pembayaran iuran dana abadi, iuran anggota, hingga iuran Majelis Pembimbing (Mabi) secara lebih efektif dan terintegrasi.
Selain itu, bidang keuangan, sarpras, dan asset akan berkolaborasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk mengembangkan aplikasi tersebut. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kemudahan layanan, akuntabilitas, serta mendukung transformasi digital dalam pengelolaan organisasi kepramukaan di Banyumas.
Wakil Ketua Bidang Keuangan, Aset, dan Sarana Prasarana Kwarcab Banyumas, Amrin Ma’ruf, S.Sos., M.Si, menyampaikan hasil evaluasi penilaian Kwarcab tergiat yang menekankan pentingnya pendataan dan pengelolaan seluruh aset milik Kwarcab, termasuk aset yang berada di Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdik).
Beliau menegaskan bahwa seluruh aset tersebut merupakan bagian dari kekayaan organisasi yang harus dijaga dan dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan kepramukaan. Jangan sampai Pramuka dijadikan tempat bisnis. Seluruh aset harus dikelola dengan baik demi kepentingan pembinaan generasi muda dan kemajuan organisasi, tegasnya.
Adapun pengembangan aplikasi berbasis digital, pada dasarnya bertujuan untuk mendukung sistem administrasi secara lebih efektif dan transparan. Melalui aplikasi tersebut, sistem aset, pendataan sarana dan prasarana, serta pelaporan keuangan dapat terintegrasi dalam satu layanan yang memudahkan proses pengelolaan, pemantauan, dan evaluasi secara berkala. Kehadiran aplikasi ini diharapkan mampu meningkatkan ketertiban administrasi, memperkuat akuntabilitas organisasi, serta mendukung pelayanan yang lebih modern dan profesional di lingkungan Kwarcab Banyumas.
Kontributor: Rini Mei Hastuti, M.Pd.














