PEKUNCEN –26 Agustus 2026 Kwartir Ranting Pekuncen menggelar Jambore Penggalang SD/MI dan SMP/MTs Tahun 2026 selama empat hari, 26–29 Agustus 2026, bertempat di Lapangan Desa Krajan, Kecamatan Pekuncen.
Kegiatan yang diikuti sekitar 1.100 Pramuka Penggalang dari 55 pangkalan tersebut dibuka secara resmi melalui upacara pembukaan yang dipimpin oleh Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Banyumas, Kak Dr. Agus Nur Hadie, S.Sos., M.Si., M.Kom.
Mengusung tema “Penggalang: Rajin, Unggul, Mandiri” dan motto “Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan”, Jambore Ranting Pekuncen 2026 menjadi ajang bagi para peserta untuk mengasah keterampilan, kreativitas, kemandirian, sekaligus mempererat persaudaraan antar-Pramuka Penggalang.
Selama pelaksanaan jambore, peserta tidak hanya mengikuti kegiatan perkemahan, tetapi juga berkompetisi dalam berbagai perlombaan keterampilan dan ketangkasan kepramukaan.
Sejumlah perlombaan yang dilaksanakan antara lain Pionering, Pionering Mini untuk SD/MI, Penggalang Hebat, Pentas Seni, Ketakwaan, Memasak, Peraturan Baris-Berbaris (PBB), Dlakbar, Semaphore, Morse Bendera, Sandi, Peta dan Panorama, Menaksir Tinggi, Halang Rintang, PPPK, KIM Penciuman, serta kegiatan Bumbung Kemanusiaan.
Beragam perlombaan tersebut dirancang untuk mengembangkan kemampuan peserta dalam berbagai bidang. Kegiatan Pionering dan Pionering Mini, misalnya, melatih kreativitas, ketelitian, kerja sama, serta keterampilan menggunakan tali dan tongkat. Sementara kegiatan Semaphore, Morse Bendera, Sandi, Peta dan Panorama serta Menaksir Tinggi mengasah kemampuan peserta dalam teknik kepramukaan dan ketepatan berpikir.
Pada bidang ketangkasan, peserta mengikuti PBB dan Halang Rintang yang menuntut kedisiplinan, kekompakan, keberanian, serta ketahanan fisik. Kemampuan kepedulian dan pengetahuan pertolongan juga diasah melalui kegiatan PPPK.
Tidak kalah menarik, Pentas Seni, Memasak, Ketakwaan, dan Penggalang Hebat memberikan ruang bagi peserta untuk menunjukkan kreativitas, karakter, pengetahuan, serta kemampuan bekerja sama dalam regu.
Jambore ini juga menanamkan nilai kepedulian sosial melalui Bumbung Kemanusiaan, sehingga kegiatan kepramukaan tidak hanya berorientasi pada keterampilan dan perlombaan, tetapi juga membangun kepedulian terhadap sesama.
Sebanyak 48 pangkalan SD/MI mengirimkan 480 Penggalang putra dan 480 Penggalang putri. Sementara dari jenjang SMP/MTs terdapat 7 pangkalan, dengan 70 Penggalang putra dan 70 Penggalang putri.
Panitia berharap seluruh rangkaian Jambore Ranting Pekuncen 2026 dapat memberikan pengalaman berharga bagi peserta. Prestasi bukan satu-satunya ukuran keberhasilan jambore, tetapi juga bagaimana peserta pulang membawa pengalaman, persahabatan, keterampilan, kedisiplinan, kemandirian, serta semangat untuk menjadi Pramuka yang lebih baik.
Melalui kegiatan ini, Kwarran Pekuncen berupaya menjadikan Jambore Ranting bukan sekadar kegiatan perkemahan dan perlombaan, tetapi sebagai momentum memperkuat persaudaraan, membangun karakter, menumbuhkan kemandirian, dan meningkatkan semangat pengabdian generasi muda melalui Gerakan Pramuka.
Salam Pramuka!
Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan.
Pewarta: Nasah Nur Buchari
#lombaberitasingkat
#festivalkehumasankendalisada26
#kwarcabbanyumas
#ETK2026
#banyumasmeluETK













