CILONGOK – Dalam rangka menyemarakkan Hari Pramuka ke-65, pangkalan SMK Ma’arif NU 1 Cilongok menghelat serangkaian kegiatan edukatif guna memperkokoh karakter, kedisiplinan, dan jiwa kepemimpinan para peserta didik. Rangkaian agenda tersebut diawali dengan Upacara Ulang Janji pada 13 Agustus, dilanjutkan Upacara Peringatan Hari Pramuka pada 14 Agustus, serta ditutup dengan perlombaan jelajah alam dan kreasi tongkat pada 19 Agustus 2026.
Kegiatan diawali secara khidmat melalui Upacara Ulang Janji di lingkungan sekolah. Momen ini menjadi pijakan krusial bagi para anggota Pramuka untuk memperbarui komitmen moral serta merefleksikan kembali nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Tri Satya dan Dasa Darma.
Puncak peringatan berlangsung pada 14 Agustus 2026 di Lapangan Desa Cilongok. Upacara gabungan ini diikuti oleh empat satuan pendidikan, yakni SDN 3 Cilongok, MTs Ma’arif NU 1 Cilongok, SMP Ma’arif NU 1 Cilongok, dan SMK Ma’arif NU 1 Cilongok. Suasana penuh kedisiplinan mewarnai jalannya upacara dari awal hingga akhir.
Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Ka Mabigus) SMK Ma’arif NU 1 Cilongok, H. Fatkhul Aziz, S.Ag., menegaskan bahwa momen peringatan ini hendaknya tidak sekadar menjadi seremoni tahunan, melainkan media kontemplasi bagi seluruh anggota kepramukaan.
“Melalui momentum Hari Pramuka ke-65 ini, kita diajak untuk mengingat kembali esensi jati diri Pramuka. Harapannya, pemahaman yang mendalam terhadap hakikat kepramukaan dapat mengobarkan kembali semangat pengabdian kita kepada masyarakat dan bangsa,” ujar H. Fatkhul Aziz, S.Ag.
Antusiasme peserta makin terlihat pada 19 Agustus 2026 saat digelarnya lomba jelajah alam dan kreasi menghias tongkat. Selain menguji ketangkasan dan kreativitas, ajang ini dirancang untuk mendekatkan para siswa dengan alam sekitar.
H. Fatkhul Aziz, S.Ag. menambahkan bahwa kegiatan luar ruangan ini sarat akan pesan ekologis dan berkaitan erat dengan ketahanan lingkungan. “Kesadaran memelihara alam harus ditanamkan sejak dini. Kehidupan manusia tidak terlepas dari daya dukung lingkungan. Hal ini sejalan dengan Dasa Darma kedua, yakni cinta alam dan kasih sayang sesama manusia. Anggota Pramuka dituntut memiliki kepekaan dalam mengelola serta melestarikan lingkungan,” paparnya.
Rangkaian kegiatan ini diharapkan mampu membina kemandirian, mengasah keterampilan, serta membentuk generasi muda berbudi pekerti luhur sebagai fondasi utama menyongsong Indonesia Emas 2045.
“Ketika kesadaran itu tumbuh dari dalam diri, para anggota Pramuka akan secara sukarela mengevaluasi diri dan terdorong untuk mengimplementasikan nilai-nilai Dasa Darma dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.
#lombaberitasingkat #festivalkehumasankendalisada26
#kwarcabbanyumas
#ETK2026
#banyumasmeluETK
Pewarta: Restu Nur Afni














