SOKARAJA — Dalam suasana Hari Pramuka ke-65 yang diperingati setiap bulan Agustus, kegiatan kepramukaan turut diisi dengan Perkemahan Wirakarya yang dilaksanakan pada Kamis hingga Sabtu, 27–29 Agustus 2026, di SMA Negeri 1 Sokaraja. Kegiatan ini diikuti oleh 19 anggota Sangga Inti sebagai salah satu rangkaian proses pembentukan dan pemantapan anggota yang nantinya dipersiapkan menjadi penerus Dewan Ambalan.
Perkemahan Wirakarya tidak hanya menjadi kegiatan perkemahan biasa, tetapi juga menjadi bagian dari proses memantapkan langkah organisasi bagi Sangga Inti. Dalam rangkaiannya, peserta mendapatkan kegiatan Bintap atau Bimbingan dan Pemantapan, yang berisi berbagai kegiatan seperti penyampaian materi, wawancara, serta pembekalan untuk meningkatkan kesiapan anggota dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab organisasi di masa mendatang.
Pada hari pertama, Kamis, 27 Agustus 2026, rangkaian kegiatan diawali dengan upacara pembukaan dan dilanjutkan dengan upacara adat. Kegiatan kemudian berlanjut dengan berbagai agenda pembinaan dan pemantapan bagi Sangga Inti.
Memasuki hari kedua, Jumat, 28 Agustus 2026, peserta mengikuti kegiatan Teknologi Tepat Guna (TTG). TTG merupakan pemanfaatan teknologi sederhana yang dibuat sesuai kebutuhan dengan mempertimbangkan kondisi dan sumber daya yang tersedia di lingkungan sekitar. Dalam kegiatan ini, setiap sangga mendapat kesempatan untuk membuat TTG dengan ide dan inovasi yang berbeda-beda. Setiap sangga bebas menentukan bentuk TTG yang ingin dibuat sesuai dengan kreativitas dan gagasan masing-masing.
Salah satu inovasi yang dibuat adalah alat penjernih air. Pembuatan alat ini dilakukan oleh salah satu sangga dengan memanfaatkan bahan-bahan sederhana yang disusun menjadi beberapa lapisan penyaring. Air yang keruh kemudian dialirkan melalui lapisan tersebut sehingga kotoran dapat tersaring dan menghasilkan air yang lebih jernih.
Pembuatan penjernih air menjadi salah satu bentuk penerapan TTG yang menunjukkan bagaimana bahan sederhana dapat dimanfaatkan untuk membantu mengelola sumber daya air. Inovasi tersebut tidak hanya melatih kreativitas peserta, tetapi juga memberikan pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan sumber daya secara bijak dan memiliki potensi untuk menunjang kebutuhan di sektor pangan secara tidak langsung.
Melalui rangkaian Perkemahan Wirakarya, mulai dari pembukaan, upacara adat, Bintap, hingga kegiatan TTG, anggota Sangga Inti mendapatkan pengalaman yang tidak hanya berkaitan dengan keterampilan, tetapi juga kepemimpinan, kerja sama, tanggung jawab, dan kesiapan berorganisasi. Kegiatan tersebut menjadi salah satu proses bagi Sangga Inti untuk mempersiapkan diri sebagai generasi penerus Dewan Ambalan.
#lombaberitasingkat #festivalkehumasankendalisada26 #kwarcabbanyumas #ETK2026 #banyumasmeluETK
Pewarta: Ellena Victoria













