Rangkaian Perkemahan Wirakarya Cabang (PWC) Banyumas 2026 tidak hanya memberikan pengalaman berharga bagi para peserta didik, tetapi juga menghadirkan agenda khusus yang bermakna bagi para Pembina Pendamping (Bindamping). Pada Sabtu (27/6/2026), digelar agenda “Temu Bindamping” yang dikemas dalam bentuk kunjungan edukasi menarik.
Berlangsung pada pukul 13.00 hingga 15.00 WIB, kegiatan ini diikuti oleh satu orang Pembina Pendamping perwakilan dari masing-masing kontingen. Rombongan diajak mengunjungi beberapa lokasi inspiratif, di antaranya Museum Wayang Banyumas, Joglo Sultan Farming Indonesia (SUFI), serta Museum Batik Anto Djamil Sokaraja.
Kunjungan pertama difokuskan pada sektor peternakan dan ketahanan pangan di Farm SUFI. Di sini, para pembina saling bertukar wawasan dan menggali ilmu baru mengenai tata kelola peternakan modern yang dapat diimplementasikan atau diedukasikan kembali ke gugus depan maupun lingkungan desa mereka.
Setelah dari Farm SUFI, rombongan melanjutkan perjalanan budaya ke Museum Batik Anto Djamil Sokaraja. Para pembina mendapatkan kesempatan untuk melihat secara langsung proses panjang dan ketelitian di balik pembuatan kain kebanggaan Nusantara tersebut. Tak sekadar melihat, momen ini juga dimanfaatkan oleh para peserta untuk berbelanja produk batik lokal sebagai cenderamata.

Selain sarat akan nilai edukasi dan kebudayaan, kegiatan “Temu Bindamping” ini mengusung misi utama untuk mempererat tali silaturahmi. Momen perjalanan dan diskusi santai antarpembina menjadi wadah yang efektif untuk saling mengenal, berbagi pengalaman membina, dan memperkuat solidaritas Gerakan Pramuka di Kabupaten Banyumas.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan sinergi dan keakraban para Pembina Pendamping semakin kokoh, yang pada akhirnya akan berdampak positif pada peningkatan kualitas pembinaan Pramuka di pangkalan masing-masing.














