SOMAGEDE, PIASA — Suasana keakraban dan gelak tawa memecah kesunyian Lapangan Desa Piasa, Kecamatan Somagede. Puluhan regu Penggalang dari berbagai pangkalan SD/MI se-Kecamatan Somagede berkumpul dalam semangat persaudaraan untuk mengikuti Jambore Tingkat Kwartir Ranting (Kwarran) Somagede. Kegiatan pesta kepramukaan yang berlangsung pada Kamis hingga Jumat (13–14 Agustus 2026) ini digelar secara meriah dalam rangka merayakan Peringatan Hari Pramuka ke-65 sekaligus memantapkan langkah organisasi menuju Indonesia Emas 2045.
Kemeriahan pesta perkemahan ini sejatinya telah terasa sejak Rabu siang (12/8). Deretan tenda-tenda pramuka tampak berdiri kokoh membentuk perkampungan kecil yang tertata rapi. Semangat para peserta langsung terpacu sejak Upacara Pembukaan resmi dimulai. Tak sekadar berkemah dan menginap, Jambore Kwarran Somagede 2026 menyuguhkan serangkaian agenda komprehensif yang memadukan wawasan, keterampilan, seni, hingga penguatan peran Pramuka dalam keberlanjutan lingkungan dan ketahanan pangan.
Edukasi Beragam, Ketahanan Pangan, dan Kapasitas Pembina
Salah satu daya tarik utama Jambore tahun ini adalah hadirnya materi edukatif yang interaktif. Para peserta Penggalang mendapatkan Sosialisasi Mitigasi dan Penanggulangan Kebakaran dari Tim Pemadam Kebakaran (Damkar). Dalam sesi ini, adik-adik Penggalang diajarkan secara langsung simulasi pemadaman api awal serta tindakan penyelamatan diri saat situasi darurat.
Selain edukasi keselamatan, kegiatan ini juga diselipkan pesan moral dan seruan pentingnya memantapkan langkah Gerakan Pramuka dalam mendukung ketahanan serta swasembada pangan sejak dini. Para peserta diajak mengenali potensi alam sekitar desa dan pentingnya menjaga ekosistem tanah sebagai fondasi utama pangan masa depan Indonesia.
Tidak hanya memanjakan adik-adik Penggalang, panitia juga memberikan perhatian khusus pada penguatan wawasan kehumasan para penggalang ini. Gelaran Bimbingan Teknis (Bimtek) Kehumasan diselenggarakan bagi para Pramuka Penggalang materi Repostase dan Vlog yang disampaikan oleh Kartika Sari selaku narasumber guna meningkatkan keterampilan publikasi dan pencitraan positif Gerakan Pramuka di era digital. Selain itu, hadir pula sesi Jumpa Tokoh yang menginspirasi para peserta muda melalui kisah kepemimpinan dan keteladanan.
Unjuk Tangkas Keterampilan Kepramukaan
Persaingan sehat dan sportif terpancar kuat saat berbagai cabang lomba kepramukaan mulai digelar. Medan laga Jambore Somagede menjadi ajang pengujian ketangkasan, kecermatan, dan kerja sama tim. Adapun cabang yang diperlombakan meliputi uji ketajaman indra KIM (Penciuman), kecepatan komunikasi Semaphore dan Sandi, keahlian Kuliner/Masak Nasi Goreng, hingga Uji Lomba Cerdas Tangkas Pramuka (LCTP) Penggalang.
Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, peraih kejuaraan Jambore Ranting Somagede 2026 adalah sebagai berikut:
-Kategori Lomba Kepramukaan Umum (Penggalang Putra): Juara I Regu Garuda (SDN 1 Somagede), Juara II Regu Rajawali (SDN 3 Kemawi), dan Juara III Regu Kuda Sduta (SDN 2 Tanggeran).
-Kategori Lomba Kepramukaan Umum (Penggalang Putri): Juara I Regu Melati (SDN 1 Somagede), Juara II Regu Melati (SDN Kanding), dan Juara III Regu Melati (SDN 3 Kemawi).
-Kategori LCTP Penggalang Putra: Peringkat I SDN 1 Somagede, Peringkat II SDN 1 Piasa (Tuan Rumah), dan Peringkat III SDN 2 Klinting.
-Kategori LCTP Penggalang Putri: Peringkat I SDN Kanding, Peringkat II SDN 2 Somagede, dan Peringkat III SDN 2 Sokawera.
Api Unggun dan Pesta Rakyat: Manunggalnya Pramuka dengan Warga
Puncak kehangatan Jambore terjadi pada Kamis malam saat Upacara Api Unggun dan Gelar Pentas Seni. Lapangan Desa Piasa berubah menjadi lautan manusia. Ribuan warga sekitar bersama para orang tua tumpah ruah memenuhi area lapangan hingga menutup akses jalan di sekelilingnya. Mereka begitu antusias menyaksikan penampilan seni pertunjukan dari masing-masing pangkalan gugus depan hingga penghujung acara.
Momen ini membuktikan bahwa Gerakan Pramuka bukan sekadar agenda rutin persekolahan, melainkan wadah pembentukan karakter yang mampu menyatu dengan masyarakat. Keceriaan pun dirasakan langsung oleh para peserta. Anez, peserta Penggalang dari Regu Elang pangkalan SDN 2 Sokawera, mengungkapkan kegembiraannya selama mengikuti perkemahan.
“Kemahnya asik banget, bisa main air juga! Walaupun regu kami belum berkesempatan menang, tapi teman tambah banyak dan pengalaman bertambah luas. Mau disuruh kemah lagi? Ya oke banget!” tuturnya polos sembari tersenyum.
Rangkaian Jambore resmi ditutup pada hari Jumat (14/8) yang dirangkaikan langsung dengan Upacara Ulang Tahun Hari Pramuka ke-65 serta penyerahan piala kejuaraan. Jambore Kwarran Somagede Tahun 2026 berhasil menyisakan kenangan manis, menempa karakter kemandirian generasi muda.
Pewarta: Kartika Sari














