Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Banyumas menerima kunjungan Pengurus Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Kabupaten Banyumas dalam rangka persiapan pembentukan Satuan Komunitas Pramuka Sekolah Islam Terpadu (Sako SIT) tingkat Kwarcab Banyumas. Pertemuan berlangsung di Aula Kantor Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (Dinarpusda) Kabupaten Banyumas, Senin (24/8).
Kunjungan tersebut diterima oleh Wakil Ketua Kwarcab Banyumas Bidang Bina Satuan (Binasatuan), Kak Agus Anggraito, AP., M.Si. Dalam pertemuan tersebut, Pengurus JSIT Kabupaten Banyumas menyampaikan rencana pembentukan Sako SIT yang saat ini menaungi delapan pangkalan yang terdiri atas SD IT dan SMP IT yang tersebar di wilayah Kabupaten Banyumas.
Ketua JSIT Kabupaten Banyumas, Kak Yudi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kwarcab Banyumas atas fasilitasi dan dukungan yang diberikan dalam proses persiapan pembentukan Sako SIT Banyumas. Menurutnya, pembentukan satuan komunitas tersebut diharapkan dapat menjadi wadah pembinaan kepramukaan yang lebih terarah bagi peserta didik di lingkungan Sekolah Islam Terpadu.
Wakil Ketua Bidang Binasatuan Kwarcab Banyumas, Kak Agus Anggraito, AP., M.Si., menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menyampaikan bahwa kehadiran Sako SIT akan memperkuat pembinaan kepramukaan berbasis komunitas sekaligus menambah jumlah satuan komunitas yang berada di bawah pembinaan Kwarcab Banyumas.
“Ini merupakan inisiatif yang baik dan sejalan dengan upaya memperkuat kelembagaan serta meningkatkan kualitas pembinaan Gerakan Pramuka di Banyumas. Kami menyambut baik rencana pembentukan Sako SIT dan akan terus memfasilitasi prosesnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Kak Agus.
Dengan rencana pembentukan Sako SIT, Kwarcab Banyumas akan memiliki empat Satuan Komunitas Pramuka, yaitu Sako Ma’arif NU, Sako Al Irsyad Al Islamiyyah, Sako Sekawan Persada Nusantara, dan Sako SIT. Kehadiran Sako SIT diharapkan semakin memperluas jangkauan pembinaan kepramukaan sekaligus memberikan ruang bagi sekolah-sekolah Islam Terpadu untuk mengembangkan pendidikan karakter melalui Gerakan Pramuka.
Rencana tersebut juga sejalan dengan harapan Ketua Kwarcab Banyumas, Kak Dr. Agus Nur Hadie, S.Sos., M.Si., M.Kom., dalam mendorong penguatan kelembagaan, peningkatan inovasi, serta pengembangan pembinaan kepramukaan yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat dan satuan pendidikan.Pertemuan ini menjadi langkah awal dalam membangun sinergi antara Kwarcab Banyumas dan JSIT Kabupaten Banyumas. Selanjutnya, proses pembentukan dan pengesahan Sako SIT akan dilakukan melalui tahapan sesuai ketentuan organisasi Gerakan Pramuka.
















