Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Banyumas, Drs. Sadewo Tri Lastiono, M.M., menerima Tanda Penghargaan Lencana Melati dalam rangkaian Malam Ulang Janji Hari Pramuka ke-65 yang berlangsung di di Lapangan Utama Jambore Nasional XII Cibubur, Jakarta, Kamis (13/8/2026).
Penganugerahan tersebut menjadi bentuk penghargaan atas dedikasi, pengabdian, serta dukungan Drs. Sadewo Tri Lastiono dalam pembinaan dan pengembangan Gerakan Pramuka, khususnya di Kabupaten Banyumas.
Sebagai Ketua Mabicab Banyumas, Drs. Sadewo Tri Lastiono memiliki peran strategis dalam memberikan dukungan dan pembinaan terhadap berbagai kegiatan kepramukaan. Dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam mendorong Gerakan Pramuka Banyumas untuk terus menghadirkan kegiatan pendidikan karakter, kepemimpinan, keterampilan, dan pengabdian kepada masyarakat.
Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Banyumas, Dr. Agus Nur Hadie, S. Sos., M.Si., M.Kom turut hadir dan mengikuti rangkaian kegiatan tersebut. Kehadiran Ketua Kwarcab Banyumas menjadi bentuk dukungan sekaligus kebersamaan jajaran Gerakan Pramuka Banyumas dalam momentum penting yang mempertemukan para Pramuka Dewasa dari berbagai daerah di Indonesia.
Berdasarkan Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 175 Tahun 2012 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Tanda Penghargaan Gerakan Pramuka, tanda penghargaan terbagi ke dalam beberapa kelompok. Salah satunya adalah kelompok Lencana Jasa, yang terdiri dari Lencana Darma Bakti, Lencana Melati, dan Lencana Tunas Kencana. Lencana Melati merupakan salah satu tanda penghargaan Gerakan Pramuka yang diberikan kepada anggota dewasa yang dinilai telah memberikan jasa dan pengabdian yang berarti bagi perkembangan Gerakan Pramuka.
Penganugerahan Lencana Melati dalam suasana Malam Ulang Janji memiliki makna tersendiri. Momentum tersebut menjadi pengingat bahwa pengabdian dalam Gerakan Pramuka merupakan sebuah komitmen yang terus dijaga dan diwujudkan melalui karya nyata bagi generasi muda dan masyarakat.
Gerakan Pramuka Banyumas menyampaikan selamat dan apresiasi atas penganugerahan Lencana Melati kepada Drs. Sadewo Tri Lastiono, M.M. Penghargaan ini diharapkan semakin memperkuat semangat untuk terus mendukung pembinaan generasi muda melalui Gerakan Pramuka.
Malam Ulang Janji menjadi momentum penting bagi anggota dewasa Gerakan Pramuka untuk kembali menghayati semangat, nilai, dan tanggung jawab pengabdian dalam Gerakan Pramuka. Dalam kesempatan tersebut, Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Komjen Pol. (Purn.) Drs. Budi Waseso, menyampaikan renungan mengenai sejarah dan perjalanan Gerakan Pramuka kepada para Pramuka Dewasa yang hadir di Lapangan Utama Jambore Nasional XII Cibubur.
Dalam renungannya, Budi Waseso menegaskan bahwa Gerakan Pramuka memiliki tugas besar untuk membina anak, remaja, dan pemuda Indonesia menjadi generasi yang cinta tanah air, memiliki kecakapan hidup, serta berkarakter sehingga mampu turut menjayakan Indonesia.
Untuk menjalankan tugas tersebut, diperlukan keikhlasan dan kecintaan terhadap tanggung jawab sebagai orang dewasa dalam Gerakan Pramuka, apa pun posisi dan perannya. Mulai dari Majelis Pembimbing, pimpinan Kwartir, Andalan, pimpinan Saka, pelatih, pembina, instruktur Saka, pamong Saka, hingga staf Kwartir, semuanya memiliki tanggung jawab menjaga Gerakan Pramuka tetap berada pada khitahnya sebagai gerakan pendidikan.
“Bukan gerakan massa yang hanya sekadar unjuk gelar jumlah anggota, tapi hampa pembinaan. Sekadar berseragam, tetapi kosong nilai karakter; ramai di saat pertemuan, namun sepi di saat berlatih,” tegas Budi Waseso dalam pesannya.


















