LUMBIR — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Pramuka Penggalang Kabupaten Banyumas. Mareta Putri Ristianingsih, anggota Pramuka Penggalang SMP Negeri 2 Lumbir, berhasil lolos sebagai salah satu wakil Kabupaten Banyumas untuk mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026.
Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan kepramukaan di wilayah Lumbir, yang berada di kawasan pinggiran Kabupaten Banyumas, mampu melahirkan generasi muda berprestasi dan siap berkiprah dalam kegiatan kepramukaan di tingkat nasional.
Perjalanan Mareta hingga dinyatakan lolos sebagai bagian dari kontingen Banyumas tidak diraih secara instan. Ia harus melewati proses seleksi secara bertahap, mulai dari tingkat gugus depan/sekolah, kwartir ranting, hingga seleksi tingkat kwartir cabang. Dalam setiap tahapan, Mareta menunjukkan kemampuan yang menonjol, baik dalam keterampilan kepramukaan (scouting skills), kepemimpinan, wawasan kebangsaan, maupun kesiapan fisik dan mental.
Pembina Pramuka SMP Negeri 2 Lumbir, Ali Handoko, S.E., menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih Mareta. Menurutnya, kondisi geografis maupun keterbatasan akses bukan menjadi penghalang bagi seorang Pramuka untuk berkembang dan meraih prestasi.
“Prestasi Mareta membuktikan bahwa anak-anak dari daerah juga memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan berprestasi. Yang terpenting adalah kemauan untuk belajar, berlatih, dan terus mengembangkan diri,” ungkap Ali.
Ia berharap keikutsertaan Mareta dalam Jamnas XII tidak hanya menjadi pencapaian pribadi, tetapi juga memberikan pengalaman berharga yang nantinya dapat ditularkan kepada teman-temannya di sekolah.
“Semoga pengalaman yang diperoleh selama mengikuti Jamnas nanti dapat dibagikan kepada adik-adik dan teman-temannya, sehingga semakin banyak peserta didik yang termotivasi untuk aktif dalam kegiatan Pramuka,” lanjutnya.
Saat ini, Mareta tengah mengikuti pemusatan latihan atau Training Center (TC) bersama kontingen Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Banyumas. Tahap ini menjadi bagian penting dalam mempersiapkan seluruh anggota kontingen agar mampu mengikuti rangkaian kegiatan Jamnas dengan optimal.
Dalam Training Center, pembekalan diberikan melalui sejumlah materi, antara lain keterampilan kepramukaan modern, seperti pendalaman pioneering, navigasi darat, dan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K). Selain itu, peserta juga mendapatkan pembinaan di bidang seni dan budaya sebagai persiapan untuk memperkenalkan kekayaan budaya Banyumas dan Jawa Tengah di tingkat nasional.
Aspek kepemimpinan dan pengembangan karakter juga menjadi perhatian. Para peserta dibekali melalui kegiatan diskusi, pemecahan masalah, simulasi manajemen krisis, serta penguatan wawasan untuk membangun kemandirian, tanggung jawab, kerja sama, dan kemampuan beradaptasi.
Dukungan terhadap persiapan Mareta juga terus diberikan oleh pihak sekolah bersama Kwarcab Banyumas. Dukungan tersebut mencakup pemenuhan kebutuhan perlengkapan, kesiapan fisik, pembinaan keterampilan, hingga penguatan mental agar Mareta dapat mengikuti seluruh rangkaian Jamnas XII 2026 dengan sebaik-baiknya.
Keikutsertaan Mareta menjadi kebanggaan tersendiri bagi SMP Negeri 2 Lumbir sekaligus menjadi motivasi bagi peserta didik lainnya. Dari Lumbir, Mareta membawa semangat untuk belajar, berkarya, dan mengukir pengalaman di panggung kepramukaan nasional.
Jamnas XII 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang pertemuan Pramuka Penggalang dari seluruh Indonesia, tetapi juga menjadi ruang bagi Mareta dan anggota kontingen Banyumas lainnya untuk memperluas pengalaman, membangun persahabatan, mengasah keterampilan, serta membawa nama baik Kabupaten Banyumas di tingkat nasional.
Pewarta: Eko Yuliansor, S.Pd.














