BANYUMAS — Kwartir Ranting (Kwarran) Wangon secara resmi menerima visitasi Lomba Kinerja Ranting (LKT) 2026 yang diselenggarakan oleh Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Banyumas pada Sabtu, 1 Agustus 2026, berlokasi di Sanggar Bhakti Pramuka Kwarran Wangon. Agenda evaluasi tahunan ini dihadiri oleh jajaran Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran) harian, Majelis Pembimbing Desa (Mabisa), pimpinan Kwarran dan pengurus, Ketua Majelis Pembimbing Gugusdepan (Mabigus), serta para Pembina Pramuka se-Ranting Wangon.
Rangkaian penilaian LKT 2026 dimulai tepat pukul 13.00 WIB dan diawali dengan sambutan dari Ketua Mabiran Harian Kwarran Wangon, IPTU Kuswanto, S.H. Dalam pengarahannya, beliau menyampaikan apresiasi atas kedatangan tim penguji serta mengimbau jajaran pengurus Kwarran Wangon untuk menjadikan momen penilaian ini sebagai ajang pembelajaran manajerial.
“Kami menyambut baik kedatangan Tim Penilai dari Kwarcab Banyumas. Kami meminta kepada segenap pengurus Kwarran Wangon yang akan dinilai untuk belajar secara langsung bagaimana mengelola Kwarran yang baik dan akuntabel kepada Tim Penilai,” tegas IPTU Kuswanto, S.H. saat membuka acara.
Penilaian LKT 2026 ini dipimpin langsung oleh Pimpinan Kwarcab Banyumas, Drs. Nungky Harry Rachmat, M.Si., bersama Ketua Tim Penilai, Rahita Utama. Penilaian melibatkan tim ahli multi-bidang yang terdiri dari Nur Farida, S.Pd.SD. pada bidang Binamuda, Yani Susilowati, S.Pd.SD., M.Pd. pada bidang Keuangan, Sinung Tri Marhaendro, S.Pd. pada bidang Orgakum, Machali, S.Ag., MM.Pd. pada bidang Binawasa, Dwi Waluyo pada bidang Binsat, Parsito, S.H. pada bidang Humas, Fatih Nurijeki, S.Pd. pada bidang Abdimas, serta Qurratu ‘Aini Fiky A. mewakili Dewan Kerja Cabang.
Pihak Kwarcab Banyumas menjelaskan bahwa LKT tidak sekadar ajang penilaian biasa, melainkan instrumen evaluasi komprehensif atas ketercapaian program kerja Kwarran sepanjang tahun 2026 yang nantinya akan dipersandingkan dengan 27 Kwarran lainnya di Kabupaten Banyumas.
“Penilaian LKT adalah salah satu bentuk evaluasi dalam pengelolaan Kwarran, yang nantinya Tim akan mengolah hasilnya untuk dipersandingkan serta diperbandingkan dengan 27 Kwarran. Sudah barang tentu akan ada yang berhasil menduduki peringkat atas dan ada yang peringkat bawah. Namun penilaian ini hendaknya dapat dijadikan pengalaman untuk mawas diri dan berbenah,” papar Tim Penilai Kwarcab Banyumas.
Melalui evaluasi ini, Kwarcab Banyumas berharap Kwarran Wangon dapat mengidentifikasi aspek tata kelola yang perlu ditingkatkan, sehingga penyelenggaraan organisasi Pramuka di tingkat ranting dapat berjalan semakin tertib, transparan, dan terukur.














