Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Banyumas terus memperkuat kualitas pembinaan anggota muda melalui peningkatan kompetensi pembina Pramuka. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan Fasilitasi/Pelayanan Kursus Orientasi Singkat (KOS) Kepramukaan bagi Pembina Pramuka Pra Siaga se-Kwartir Ranting Kedungbanteng yang dilaksanakan Rabu, 13 Mei 2026 di Kebun Buah Batur Agung, Desa Baseh, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas.
Kegiatan yang difasilitasi Pusdiklatcab Banyumas “Kendalisada” tersebut diikuti sebanyak 86 guru PAUD dan TK se-Kecamatan Kedungbanteng. Pelaksanaan KOS menjadi bagian dari komitmen Kwarcab Banyumas dalam mendukung penguatan pendidikan karakter sejak usia dini melalui Gerakan Pramuka.Upacara pembukaan dihadiri Koordinator Korwilcam Dindik Kedungbanteng sekaligus Ketua Mabiran Harian, Kak Anas Saeful Bachtiar, S.Pd., unsur Mabiran Kedungbanteng, pengurus Kwarran Kedungbanteng selaku panitia, serta jajaran Pusdiklatcab Banyumas sebagai narasumber kegiatan.
Ketua Kwarran Kedungbanteng, Supriyati, S.Pd., menyampaikan bahwa pembina Pra Siaga memiliki peran strategis dalam membentuk karakter anak sejak dini. Menurutnya, pembina tidak hanya mendampingi kegiatan bermain, tetapi juga menanamkan nilai disiplin, kerja sama, tanggung jawab, dan cinta tanah air kepada peserta didik.
“Kegiatan kepramukaan menjadi sarana penting dalam membangun karakter anak. Karena itu, pembina harus terus meningkatkan kapasitas dan kreativitas agar mampu menghadirkan pembelajaran yang menyenangkan sekaligus bermakna bagi anak usia dini,” ujarnya.
Sementara itu, Anas Saeful Bachtiar mengapresiasi sinergi antara Gerakan Pramuka dan dunia pendidikan dalam mendukung pembentukan karakter peserta didik di jenjang TK dan PAUD. Ia menilai kegiatan KOS menjadi wadah penting untuk memperkuat kompetensi pembina dalam menghadapi tantangan pendidikan saat ini.
“Kegiatan ini sangat penting dalam menciptakan pembina yang profesional dan berdedikasi. Ilmu yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan di sekolah masing-masing sehingga kegiatan Pramuka semakin berkualitas dan berdampak positif bagi anak-anak,” katanya.
Narasumber dari Pusdiklatcab Banyumas, Kak Yusup Supriyadi, S.H., menegaskan bahwa pembina Pra Siaga harus mampu menjadi figur teladan yang menyenangkan sekaligus mendidik bagi anak-anak usia dini. Menurutnya, pembinaan karakter harus dilakukan melalui pendekatan yang kreatif, penuh kasih sayang, dan sesuai dunia anak.
“Pra Siaga adalah pondasi awal pembentukan karakter dalam Gerakan Pramuka. Karena itu, pembina harus mampu menghadirkan kegiatan yang sederhana, menyenangkan, tetapi sarat nilai pendidikan karakter. Dari sinilah jiwa disiplin, mandiri, dan semangat kebersamaan mulai ditanamkan,” ungkap Kak Yusup.
Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh berbagai materi dasar kepramukaan dari narasumber Pusdiklatcab Banyumas “Kendalisada”. Kak Yusup Supriyadi, S.H. menyampaikan materi Fundamental Gerakan Pramuka, Prinsip Dasar Kepramukaan, dan Metode Kepramukaan. Materi mengenai tugas pokok dan fungsi anggota dewasa atau Pembina Pramuka disampaikan oleh Kak Suratman, S.Pd.Jas., sedangkan studi kasus dibawakan oleh Kak Syamsul Huda Chumaedy, M.Pd. Adapun pengelolaan rumah tangga, keuangan, dan sarana prasarana kegiatan didukung oleh Kak Nella Puspitta Dwianawati, S.Pd.SD.
Kwarcab Banyumas melalui Pusdiklatcab “Kendalisada” terus berupaya menghadirkan kegiatan pembinaan yang berkualitas guna mencetak pembina Pramuka yang profesional, inspiratif, dan adaptif terhadap perkembangan pendidikan. Melalui kegiatan seperti KOS, diharapkan pembina Pra Siaga mampu menjadi garda terdepan dalam menyiapkan generasi muda Banyumas yang berkarakter, mandiri, dan berjiwa kepemimpinan sejak usia dini.
















