Baturraden — Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Banyumas melaksanakan kegiatan Penilaian Lomba Kwartir Tergiat (LKT) Tahun 2026 di Kwartir Ranting (Kwarran) Baturraden pada Minggu, 2 Agustus 2026. Kegiatan evaluasi tahunan yang dipusatkan di Sanggar Bhakti Pramuka Kwarran Baturraden ini dimulai sejak pukul 09.00 WIB dengan dihadiri oleh jajaran Pimpinan Kwarcab, Tim Penilai, Pengurus Kwarran, Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran), Majelis Pembimbing Desa (Mabisa), Ketua Majelis Pembimbing Gugusdepan (Mabigus), serta para Pembina Pramuka.
LKT 2026 berfungsi sebagai instrumen evaluasi objektif dalam menilai capaian kinerja dan tata kelola organisasi di tingkat ranting selama tahun 2026. Hasil penilaian ini nantinya akan diolah dan diperbandingkan secara komprehensif dengan 27 Kwarran yang ada di seluruh wilayah Kabupaten Banyumas.
Sekretaris Mabiran Baturraden, Kak Wuryanto, S.Pd., M.Pd., saat menyampaikan sambutan selamat datang mengajak segenap jajaran pengurus untuk memanfaatkan momentum penilaian ini sebagai media pembelajaran dalam meningkatkan mutu pengelolaan organisasi.
“Kami menyambut hangat kedatangan Tim Penilai Kwarcab Banyumas dan berharap kepada segenap pengurus Kwarran Baturraden yang akan dinilai untuk belajar secara langsung kepada Tim Penilai tentang bagaimana mengelola Kwarran dengan baik dan profesional,” ujar Kak Wuryanto, S.Pd., M.Pd.
Proses penilaian melibatkan tim penilai lintas bidang dari Kwarcab Banyumas, di antaranya Kak Nur Farida, S.Pd.SD. pada bidang Binamuda, Kak Yani Susilowati, S.Pd.SD., M.Pd. pada bidang Keuangan, Kak Sinung Tri Marhaendro, S.Pd. pada bidang Orgakum, Kak Machali, S.Ag., MM.Pd. pada bidang Binawasa, Kak Doni Damara T., S.Pt. pada bidang Binsat, Kak Parsito, S.H. pada bidang Humas, Kak Fatih Nurijeki, S.Pd. pada bidang Abdimas, serta Kak Qurratu ‘Aini Fiky A. dari Dewan Kerja Cabang (DKC).
Pimpinan Kwarcab Banyumas, Kak Ir. H. Didi Rudwianto, SH, M.Si., bersama Ketua Tim Penilai, Kak Rahita Utama, menegaskan bahwa pemeringkatan dalam LKT hendaknya dimaknai secara bijak oleh setiap pengurus sebagai wahana mawas diri demi kemajuan bersama.
“Penilaian LKT ini adalah salah satu bentuk evaluasi pengelolaan Kwarran yang hasilnya akan diperbandingkan dengan 27 Kwarran se-Banyumas. Tentu akan ada yang berada di peringkat atas dan ada yang di peringkat bawah, namun penilaian ini hendaknya dijadikan pengalaman berharga untuk mawas diri dan terus berbenah,” tutur pimpinan Kwarcab Banyumas melalui perwakilannya.
Melalui pelaksanaan LKT 2026 ini, Kwarcab Banyumas berharap seluruh Kwartir Ranting semakin terpacu untuk meningkatkan keaktifan administrasi, tata kelola keuangan, serta pembinaan anggota muda dan dewasa secara berkelanjutan.














