Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Banyumas menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pengurus Kwarcab dengan Kwartir Ranting se-Kabupaten Banyumas pada Selasa, 30 Juni 2026. BPertemuan ini menjadi ajang konsolidasi penting untuk menyelaraskan gerak langkah organisasi, termasuk agenda sosialisasi NPHD serta pematangan persiapan berbagai kegiatan kepramukaan di tingkat daerah maupun cabang.

Dalam arahannya, Ketua Kwarcab Banyumas, Kak Dr. Agus Nur Hadie, S.Sos., M.Si., menekankan pentingnya transformasi pola pikir dan cara kerja organisasi. Beliau menegaskan bahwa langkah gerak Kwarcab Banyumas ke depan akan berfokus pada strategi RID, yaitu Regenerasi, Inovasi, dan Digitalisasi. Regenerasi diarahkan untuk membangun generasi Pramuka yang berkarakter, kompeten, dan berkelanjutan. Inovasi bertujuan mendorong kreativitas anggota untuk kemajuan gerakan, sementara Digitalisasi difokuskan pada pemanfaatan teknologi data untuk menciptakan tata kelola organisasi yang lebih modern dan efektif. Strategi ini selaras dengan core value “MERAH PADU” (Menyeluruh, Terarah, Terpadu) yang diusung Kwarcab Banyumas periode 2026-2031″.

Pada sesi pembahasan agenda strategis, Kak Wahyu Handoko, S.Pd., S.M., memaparkan secara detail kesiapan Kabupaten Banyumas sebagai tuan rumah Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65 tingkat Kwartir Daerah (Kwarda) Jawa Tengah. Kak Handoko menyoroti pentingnya koordinasi yang solid untuk menyukseskan rangkaian kegiatan utama, seperti Upacara Hari Pramuka, Festival Pramuka Jawa Tengah, hingga Festival Kuliner UMKM yang akan berpusat di GOR Satria Purwokerto. Kesiapan ini diperkuat dengan paparan rute strategis untuk pelaksanaan Estafet Tunas Kelapa (ETK) tahun 2026, yang melibatkan seluruh Kwartir Ranting di Banyumas. Kak Handoko juga menyampaikan bahwa Kwarcab Banyumas akan bersinergi dengan Kwarran memperhatikan usulan dan masukan melalui Ketua Kwarran. “Kegiatan spesifik lebih lanjut akan dirapatkan secara khusus dalam waktu dekat”, lanjut kak Handoko.
Selain pemaparan agenda besar, rapat koordinasi ini juga membuka ruang diskusi yang dinamis guna menjembatani komunikasi antara Kwartir Cabang dan Kwartir Ranting. Dalam sesi tersebut, pengurus Kwarcab secara aktif menampung berbagai masukan, saran, serta dinamika maupun keluh kesah yang dihadapi oleh pengurus Kwarran di lapangan. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa setiap hambatan operasional dapat teridentifikasi dengan baik, sehingga sinergi antara tingkat ranting dan cabang tetap terjaga dalam mewujudkan tata kelola organisasi yang lebih responsif, inklusif, dan solutif demi kemajuan Gerakan Pramuka di Kabupaten Banyumas.
Rapat koordinasi ini diharapkan menjadi langkah awal yang solid bagi seluruh pengurus di tingkat Ranting maupun Cabang untuk segera menindaklanjuti program kerja yang telah dipetakan. Dengan sinergi yang kuat, Kwarcab Banyumas optimistis dapat menjadi tuan rumah yang sukses dalam menyelenggarakan perhelatan besar tingkat Jawa Tengah, sekaligus menjalankan roda organisasi yang lebih progresif dan berbasis teknologi.














