Rangkaian kegiatan Perkemahan Wirakarya Cabang (PWC) Banyumas 2026 terus berlanjut dengan menghadirkan berbagai agenda edukatif dan aplikatif bagi pesertanya. Pada Sabtu (27/6/2026), para anggota Pramuka mengikuti kegiatan bertajuk “Pramuka Tanggap Bencana” yang diselenggarakan di Tenda Giat 2.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 13.00 hingga 15.00 WIB ini diikuti oleh delegasi khusus, yakni 2 orang perwakilan dari masing-masing sangga. Pembekalan kesiapsiagaan bencana ini dipandu langsung oleh pemateri ahli dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Fokus utama dari pelatihan ini adalah memberikan pemahaman teknis yang komprehensif kepada para peserta mengenai mitigasi bencana dan penanganan situasi darurat. Dalam materinya, pihak BPBD memaparkan langkah-langkah preventif yang harus dilakukan sebelum, saat, dan sesudah terjadinya bencana alam.

Selain pembekalan materi teknis, kegiatan ini juga sangat menekankan pada pembentukan mental relawan. Peserta diajak berdiskusi dan memahami peran aktif yang bisa diambil oleh anggota Pramuka dalam membantu proses penanggulangan bencana di lapangan secara nyata dan terkoordinasi.
“Pramuka harus bisa menjadi garda terdepan di masyarakat. Bukan hanya bisa menyelamatkan diri sendiri saat situasi darurat, tetapi juga memiliki keahlian dasar untuk membantu evakuasi dan mendirikan posko tanggap darurat,” jelas salah satu pemateri dari BPBD dalam paparannya.
Melalui agenda Pramuka Tanggap Bencana di ajang PWC Banyumas 2026 ini, diharapkan para peserta dapat menyebarluaskan ilmu yang didapat ke anggota sangga lainnya, serta menjadi individu yang sigap, tangguh, dan selalu siap sedia menolong sesama kapan pun dibutuhkan.














