Gerakan Pramuka tidak hanya menempa anggotanya dengan keterampilan lapangan, tetapi juga melatih kepedulian intelektual dan moral terhadap generasi penerus. Semangat inilah yang tecermin kuat dalam giat bakti edukasi bertajuk “Pramuka Mengajar” pada rangkaian Perkemahan Wirakarya Cabang (PWC) Banyumas Tahun 2026, Sabtu (27/6/2026).
Berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 11.30 WIB, kegiatan ini menerjunkan langsung para peserta perkemahan untuk menjadi tenaga pendidik sehari. Agar sebaran edukasi merata dan efektif, setiap sangga mendelegasikan dua orang perwakilannya. Para Pramuka Penegak dan Pandega ini disebar ke lima titik lokasi pendidikan di sekitar area perkemahan, yakni SDN Kedondong, SDN 3 Sokaraja Kulon, TPQ Nur Hidayah, TPQ Al Istikomah, dan TPQ Al Fajar.
Di tingkat Sekolah Dasar (SD), materi yang dibawakan dirancang secara spesifik dan berjenjang menyesuaikan kebutuhan usia siswa. Untuk siswa kelas 4, peserta PWC memberikan edukasi mengenai bahaya dan pencegahan anti-bullying (perundungan), sebuah kampanye krusial untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan ramah anak.
Sementara itu, di kelas 5, fokus pembelajaran diarahkan pada penguatan literasi dasar guna menumbuhkan minat baca dan kemampuan mencerna informasi. Adapun untuk siswa kelas 6, materi difokuskan pada kampanye pelestarian lingkungan, menanamkan kesadaran ekologis sejak dini agar selaras dengan aksi bakti penghijauan yang juga sedang digalakkan oleh Kwarcab Banyumas.
Pendekatan edukatif yang tak kalah menarik juga dihadirkan di lingkungan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ). Di TPQ Nur Hidayah, TPQ Al Istikomah, dan TPQ Al Fajar, para peserta PWC tidak hanya mendampingi anak-anak belajar mengaji, tetapi juga menghadirkan metode penyampaian moral yang interaktif melalui pemutaran film kisah nabi. Penayangan film ini sukses merebut antusiasme santri sekaligus memudahkan mereka meneladani akhlak para nabi.

Giat “Pramuka Mengajar” ini menjadi bukti nyata bahwa Pramuka Banyumas mampu beradaptasi dan turun tangan langsung merespons isu-isu pendidikan di masyarakat. Melalui transfer ilmu dan pendampingan yang hangat, para peserta PWC 2026 telah meninggalkan jejak inspirasi yang berharga bagi anak-anak di Desa Kedondong dan sekitarnya.














