
Suasana malam di area Perkemahan Wirakarya Cabang Banyumas Tahun 2026 berubah menjadi panggung kreativitas yang memukau pada Jumat (26/6/2026) malam. Sorak-sorai dan antusiasme peserta menggema mengiringi berlangsungnya ajang Wirakarya Performing Art hari pertama yang digelar di Panggung Utama perkemahan.
Kegiatan yang dirancang sebagai wadah bagi para anggota Pramuka untuk mengekspresikan diri ini membagi jadwal penampilan menjadi dua malam. Pada malam pertama kemarin, sebanyak 15 kontingen telah sukses unjuk kebolehan mulai pukul 19.30 WIB.
Perwakilan dari masing-masing sangga tersebut saling unjuk kreativitas, bakat, dan potensi seni yang dikemas dalam bentuk pertunjukan Seni Drama dan Tari (Sendratari). Penampilan ke-15 kontingen ini sukses memukau penonton lewat perpaduan unsur teatrikal, tarian, properti kreatif, dan pesan moral yang sejalan dengan semangat kepramukaan.
Berlanjut Malam Ini 27 Juni 2026 Lebih Spektakuler untuk Menghibur Masyarakat, Diawali Upacara Api Unggun
Kemeriahan pentas seni ini dipastikan belum berakhir. Bagi sisa kontingen yang belum tampil pada hari pertama, mereka akan mendapatkan giliran untuk memeriahkan Panggung Utama pada hari kedua, Sabtu (27/6/2026) malam ini.
Menariknya, agenda malam ini akan terasa lebih istimewa dan sakral. Rangkaian acara akan diawali terlebih dahulu dengan tradisi khas perkemahan, yakni Upacara Api Unggun yang dijadwalkan mulai pukul 19.30 WIB. Setelah hangatnya nyala api unggun dan rangkaian upacara selesai, panggung Wirakarya Performing Art sesi kedua akan langsung dilanjutkan pada pukul 20.30 WIB hingga selesai. Acara ini terbuka untuk umum, nikmati juga berbagai kuliner di Pasar Wirakarya.
Panitia penyelenggara menyebutkan bahwa kegiatan seni budaya semacam ini sangat penting untuk menyeimbangkan kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual para peserta. Selain sebagai hiburan segar di tengah padatnya jadwal perkemahan bakti, Wirakarya Performing Art membuktikan bahwa Pramuka Banyumas adalah generasi muda yang tidak hanya tangguh di lapangan, tetapi juga berjiwa seni tinggi dan menjunjung tinggi pelestarian budaya.














