
Beragam cara inovatif dilakukan oleh anggota Gerakan Pramuka untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pelestarian alam. Dalam rangkaian Perkemahan Wirakarya Cabang (PWC) Banyumas 2026, semangat pengabdian tersebut salah satunya diwujudkan melalui aksi kreatif Pembuatan Tugu Ecobrick. Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak pada hari Jumat (26/06/2026) sore, mulai pukul 15.30 hingga 17.00 WIB, bertempat di area Lapangan Desa Kedondong, Kecamatan Sokaraja.
Sama halnya dengan giat bakti sore lainnya, aksi peduli lingkungan ini dikerjakan secara kolaboratif dengan melibatkan partisipasi aktif dari perwakilan setiap kelompok. Masing-masing sangga mendelegasikan dua orang anggotanya untuk terjun langsung ke lokasi dan bahu-membahu dalam proses pembuatan. Para peserta tampak kompak bekerja sama; mulai dari tahap mengumpulkan, menyusun, hingga merangkai botol-botol plastik padat (ecobrick) tersebut menjadi sebuah tugu yang tidak hanya kokoh, tetapi juga memiliki nilai edukatif serta estetika yang tinggi.
Pembuatan Tugu Ecobrick ini sejatinya merupakan manifestasi dari komitmen kuat Pramuka Penegak dan Pandega Banyumas terhadap upaya nyata pengelolaan limbah yang kian memprihatinkan. Tugu yang dibangun dengan landasan semangat gotong royong ini diproyeksikan menjadi simbol kepedulian lingkungan yang kuat, sekaligus menjadi ikon bersejarah dari pelaksanaan PWC Banyumas Tahun 2026.
Lebih jauh lagi, keberadaan monumen ramah lingkungan ini diharapkan tidak sekadar menjadi ornamen penghias lapangan. Tugu Ecobrick ini ditujukan untuk berfungsi sebagai media kampanye berkelanjutan yang mampu menarik perhatian sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat sekitar. Pesan utama yang ingin disampaikan adalah mengedukasi warga akan pentingnya menekan produksi sampah plastik harian, menggalakkan penerapan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle), serta bersama-sama mendorong terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan lestari untuk generasi mendatang.














