
Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Banyumas terus aktif menyebarluaskan semangat kepanduan dan menginspirasi generasi muda. Tiga anggota Pramuka Garuda Penegak tampil sebagai narasumber dalam siaran edukatif di Studio RRI Purwokerto (PRO.2) dengan mengusung tema “Pramuka Garuda Banyumas Menjadi Teladan Siap Berprestasi di ESA”.
Siaran ini menghadirkan Pramuka Penegak Garuda yaitu Senda Junianto, Mughni Aziz Aryanto, dan Gita Aulia Rahmadani, yang membagikan pandangan mereka mengenai dinamika dan kebanggaan menjadi seorang Pramuka Garuda. Mengawali perbincangan, Gita Aulia menceritakan motivasinya bergabung dengan Gerakan Pramuka yang ternyata memberikan dampak menyeluruh bagi pengembangan dirinya.
“Awalnya suka Pramuka menambah teman dan relasi, mencakup semua aspek. Ikut Pramuka otomatis mengikuti semuanya, karena semua aspek sudah ada di Pramuka,” ungkap Gita.
Senada dengan hal tersebut, Mughni Aziz menyoroti karakter utama yang melekat pada seorang Pramuka Garuda, yakni kedisiplinan dan keteladanan di tengah masyarakat.
“Setiap Pramuka dilatih kedisiplinan. Menjadi Pramuka Garuda itu menjadi sosok yang ing ngarso sung tuladha, menjadi contoh terbaik bagi orang lain dan sekitar,” tuturnya.
Selain berbagi pengalaman inspiratif, para narasumber juga mengupas tuntas mengenai ajang bergengsi Eagle Scout Award (ESA). Senda Junianto menjelaskan bahwa pencapaian di ESA bukanlah hasil instan, melainkan akumulasi dari dedikasi panjang seorang Pramuka.
“Poin yang paling berbobot adalah Pramuka Garuda sejak SD mulai dari Siaga, Penggalang hingga Penegak. Bobot tertinggi dalam Eagle Scout Award adalah rekam jejak dari peserta itu,” tegas Senda.
Langkah Pramuka Garuda Banyumas tidak berhenti di tingkat cabang. Saat ini, mereka tengah memfokuskan diri untuk berkompetisi di ESA tingkat Kwartir Daerah (Kwarda) Jawa Tengah yang akan diselenggarakan di Semarang pada 3-6 Juli mendatang. Ajang ini akan diikuti oleh perwakilan seluruh Kwartir Cabang se-Jawa Tengah. Guna meraih hasil maksimal, Kwarcab Banyumas akan menggelar Training Center (TC) yang dijadwalkan hampir setiap minggu. Persiapan ini dirancang sangat matang, di mana para peserta ditempa untuk belajar disiplin mematuhi jadwal latihan yang telah disusun oleh para pelatih Kwarcab. Seluruh proses pembinaan ini tentunya tak lepas dari dukungan dan pengawalan penuh jajaran Binamuda Kwarcab Banyumas.
Melalui siaran ini, diharapkan citra positif Gerakan Pramuka semakin meluas dan mampu memotivasi anggota Pramuka lainnya. Sebagai penutup, Senda memberikan pesan ajakan yang hangat bagi para pendengar.
“Pesan untuk kakak-kakak di luar sana yang belum ikut Pramuka, masih ada kesempatan untuk merasakan bersama serunya Pramuka seperti kami dan bisa menjadi Pramuka Garuda, Pramuka mengabdi dan bermanfaat bagi sesama untuk masyarakat secara luas” pungkas Senda.
Siaran interaktif ini bukan sekadar ajang berbagi cerita, melainkan wujud nyata komitmen berkesinambungan dalam mendekatkan Gerakan Pramuka kepada masyarakat luas. Edukasi yang mengudara melalui gelombang radio ini diharapkan mampu membuka sudut pandang publik bahwa pendidikan kepramukaan adalah wadah pembentukan karakter generasi muda yang relevan, dinamis, dan penuh dengan ruang prestasi.
Pada akhirnya, torehan prestasi di ajang Eagle Scout Award kelak bukanlah tujuan akhir, melainkan sebuah pijakan untuk terus mengabdi dan menebar manfaat di tengah masyarakat. Sesuai dengan semangatnya, Gerakan Pramuka akan selalu terbuka menjadi rumah bagi siapa saja yang ingin belajar, berkembang, dan mencetak sejarah emas bagi bangsa. Semoga lancar di ajang Eagle Scout Award Kwarda Jateng dan mendapatkan prestasi yang terbaik.














