Pusat Pendidikan dan Pelatihan Cabang (Pusdiklatcab) Gerakan Pramuka Banyumas kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat tata kelola kepramukaan melalui fasilitasi Kursus Orientasi Singkat (KOS) bagi Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Kamabigus) se-Kwartir Ranting (Kwarran) Karanglewas.
Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Kecamatan Karanglewas, Rabu (3/6/2026), diikuti oleh 72 Kamabigus dari berbagai jenjang pendidikan dan menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara sekolah, kwartir, dan pemerintah dalam mendukung pendidikan karakter melalui Gerakan Pramuka.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Camat Karanglewas selaku Ketua Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran) Karanglewas, Edy Purboyo. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya peran Gerakan Pramuka sebagai wadah pembentukan karakter generasi muda serta perlunya dukungan penuh dari seluruh pemangku kepentingan, termasuk kepala sekolah sebagai Ketua Mabigus.
Peserta yang hadir terdiri atas 31 Kamabigus TK/RA negeri dan swasta, 33 Kamabigus SD/MI negeri dan swasta, 6 Kamabigus SMP/MTs negeri dan swasta, serta 2 Kamabigus SMA/SMK negeri dan swasta se-Kecamatan Karanglewas.
Kursus ini dirancang sebagai pembekalan manajerial bagi para kepala sekolah yang mengemban amanah sebagai Ketua Mabigus agar memiliki pemahaman yang sama terkait pengelolaan gugus depan, peran Majelis Pembimbing, serta dukungan terhadap pelaksanaan pendidikan karakter melalui kegiatan kepramukaan.
Berbagai materi strategis disampaikan oleh tim pelatih Pusdiklatcab Banyumas. Materi Fundamental Gerakan Pramuka yang membahas Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), Prinsip Dasar Kepramukaan dan Metode Kepramukaan (PDK/MK) disampaikan oleh Kak Yusup Supriyadi. Materi Peran dan Fungsi Majelis Pembimbing yang menekankan dukungan moral, organisatoris, dan material kepada gugus depan disampaikan oleh Kak Durotun Nasikhin. Sementara itu, materi Manajemen dan Administrasi Gugus Depan yang berfokus pada tata kelola gudep yang efektif dan terstruktur disampaikan oleh Kak Nella Puspitta Dwianawati, serta sesi studi kasus dan refleksi dipandu oleh Kak Suratman.
Ketua Kwarran Karanglewas, Kak Kuntoro Heryanto, menyampaikan bahwa kursus ini menjadi langkah strategis untuk menyamakan persepsi dan meningkatkan kapasitas para kepala sekolah dalam menjalankan fungsi sebagai Kamabigus. Menurutnya, pemahaman yang baik tentang tata kelola administrasi dan pembinaan kepramukaan akan memperkuat kualitas gugus depan di masing-masing satuan pendidikan.
“Melalui bimbingan langsung dari tim pelatih Pusdiklatcab Banyumas, para peserta dapat memperdalam pemahaman mengenai peran strategis Kamabigus serta tata kelola gugus depan yang baik. Kami berharap kegiatan ini mampu melahirkan gugus depan yang lebih aktif, inovatif, tertib administrasi, dan semakin mantap dalam melaksanakan pendidikan kepramukaan di wilayah Karanglewas,” ujarnya.
Sementara itu, KaPusdiklatcab Banyumas, IPDA Yusup Supriyadi, S.H., menegaskan bahwa keberhasilan pembinaan kepramukaan di sekolah sangat bergantung pada dukungan dan komitmen Ketua Mabigus. Ia menilai kepala sekolah memiliki posisi strategis dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuhnya karakter, kedisiplinan, dan kepemimpinan peserta didik melalui kegiatan kepramukaan.
“Gerakan Pramuka akan berkembang dengan baik apabila mendapat dukungan penuh dari Ketua Mabigus. Melalui Kursus Orientasi Singkat ini, kami berharap para kepala sekolah memiliki pemahaman yang sama tentang peran strategisnya dalam mendukung pembinaan peserta didik. Sinergi antara Mabigus, Pembina Pramuka, dan kwartir menjadi kunci untuk mewujudkan gugus depan yang aktif, tertib administrasi, serta mampu menghasilkan generasi muda yang berkarakter, disiplin, dan berjiwa kepemimpinan,” tegasnya.
Selain menjadi sarana peningkatan kapasitas, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi dan konsolidasi antarjajaran pengurus serta pemangku kepentingan kepramukaan di Karanglewas. Dengan fasilitasi dari pelatih profesional Pusdiklatcab Banyumas, diharapkan setiap satuan pendidikan mampu mengembangkan gugus depan yang aktif, kreatif, dan berdaya guna dalam mencetak generasi muda yang tangguh serta siap menghadapi tantangan masa depan.

















