Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Banyumas terus memperkuat sistem publikasi, digitalisasi, dan tata kelola organisasi memasuki pertengahan tahun 2026. Melalui Bidang Humas, Informatika (Humastika) dan Pusat Data dan Informasi (Pusdatin), Kwarcab Banyumas menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) di Sanggar Bakti Pramuka (SBP) Banyumas pada Senin, 25 Mei 2026 guna membahas sejumlah agenda strategis kehumasan dan penguatan layanan digital organisasi.
Rakor yang dipimpin Wakil Ketua Bidang Humas, Informatika, dan Pusdatin, Kak Budi Nugroho, S.STP., M.Si, tersebut membahas lima agenda utama dengan fokus pada pemantapan program kerja tahun 2026, penguatan sistem publikasi, hingga standardisasi protokoler kegiatan kepramukaan.
Dalam rakor tersebut, jajaran Humastika menegaskan pentingnya tata kelola informasi yang profesional, cepat, dan terstruktur guna membangun citra positif Gerakan Pramuka di tengah masyarakat. Oleh karena itu, pembahasan difokuskan pada penyusunan dan pemantapan Standard Operating Procedure (SOP) Publikasi dan Pemberitaan Bidang sebagai pedoman bersama dalam pelaksanaan peliputan, dokumentasi, hingga distribusi informasi kegiatan.
Selain itu, Kwarcab Banyumas juga mempercepat penyusunan SOP Protokoler Kwarcab Banyumas agar setiap kegiatan kepramukaan di tingkat cabang maupun ranting dapat berlangsung lebih tertib, profesional, dan sesuai dengan ketentuan organisasi serta etika kepramukaan nasional.
Kak Budi Nugroho menyampaikan bahwa kehumasan Pramuka saat ini tidak hanya bertugas mendokumentasikan kegiatan, tetapi juga menjadi garda depan dalam membangun komunikasi publik yang edukatif dan inspiratif.
“Humastika harus mampu menjadi wajah organisasi yang responsif, informatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi digital. Karena itu, sistem kerja dan SOP harus diperkuat agar publikasi Pramuka Banyumas semakin berkualitas,” ujarnya.
Agenda besar lain yang menjadi perhatian dalam rakor tersebut adalah persiapan kegiatan Estafet Tunas Kelapa (ETK), salah satu tradisi besar Gerakan Pramuka di Jawa Tengah. Kwarcab Banyumas menyiapkan strategi publikasi, dokumentasi, dan pengawalan protokoler secara matang agar pelaksanaan ETK berjalan lancar dan mampu menjangkau masyarakat luas melalui berbagai platform media.
Tim Humastika dan Pusdatin juga mulai menyusun pola peliputan real-time, pengelolaan media sosial, serta sistem distribusi informasi digital agar gaung kegiatan dapat tersampaikan secara cepat dan luas.
Melalui sinergi lintas sektor, penguatan sistem kerja, serta dukungan teknologi informasi, Kwarcab Banyumas optimistis program kerja tahun 2026 dapat berjalan lebih progresif dan profesional. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen menghadirkan Gerakan Pramuka Banyumas yang adaptif, modern, dan relevan di era digital.














