Dalam upaya konsisten meningkatkan kualitas pembinaan karakter generasi muda, Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Banyumas kembali menyelenggarakan Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) Golongan Penegak. Kegiatan ini dilaksanakan secara intensif di Bumi Perkemahan Kendalisada, Kalibagor, Banyumas, pada 28 Januari hingga 1 Februari 2026.
KMD Penegak diikuti oleh 73 peserta yang berasal dari berbagai unsur, meliputi perwakilan lembaga pendidikan nonformal Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) se-Kabupaten Banyumas, pembina Pramuka yang berpangkalan di Gugus Depan SMA/MA/SMK negeri dan swasta, pondok pesantren, serta peserta dari luar Kabupaten Banyumas. Seluruh peserta telah melalui proses seleksi administrasi guna memastikan kesiapan fisik dan mental sebelum mengikuti kursus. Kegiatan ini dirancang untuk mencetak pembina Pramuka Penegak yang tidak hanya mahir secara teknis kepramukaan, tetapi juga berkarakter dengan semangat “Mendidik dengan Hati, Membina dengan Aksi.”
Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Cabang (Pusdiklatcab) Kwarcab Banyumas, Aipda Yusup Supriyadi, S.H., menyampaikan bahwa KMD Penegak difokuskan pada pembekalan kemampuan dasar pembina agar mampu merancang kegiatan Pramuka Penegak yang menarik, menantang, dan mendidik. Selama lima hari, peserta memperoleh materi fundamental meliputi manajemen gugus depan, metode kepramukaan, serta teknik pembinaan golongan Penegak.
“Kami berharap melalui KMD ini, para peserta mampu mengimplementasikan hasil kursus di gugus depan masing-masing, sehingga pembinaan Pramuka di Banyumas semakin berkualitas dan melesat hebat,” ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme tinggi, kedisiplinan, serta kondisi fisik yang prima meskipun dihadapkan pada jadwal pelatihan yang padat dan dinamika cuaca yang menantang. Dengan pendekatan learning by doing, peserta tidak hanya menerima materi di dalam kelas, tetapi juga mempraktikkan langsung berbagai simulasi lapangan, di antaranya perkemahan mandiri “Kampung Bahagia”, kepemimpinan lapangan, serta manajemen risiko kegiatan Pramuka Penegak di alam terbuka. Semangat kebersamaan dan rasa persaudaraan antarpeserta menjadi nilai penting yang menguat selama pelaksanaan kursus.
Pada penutupan kegiatan, Wakil Ketua Bidang Pembinaan Anggota Dewasa (Waka Binawasa) Kwarcab Banyumas, Sarno, S.Pd., S.H., menegaskan bahwa hasil KMD ini harus berdampak nyata di pangkalan.
“Pasca-kursus ini, tidak boleh ada lagi pembina yang sekadar ‘menjaga’ gugus depan. Output yang kita harapkan bukan hanya ijazah kursus, tetapi lahirnya pembina Pramuka Penegak yang memiliki militansi tinggi dan mampu menjadi teladan bagi adik-adik Penegak di Banyumas,” tegasnya.
Para peserta diharapkan mampu menghidupkan kembali satuan-satuan Penegak dengan kegiatan yang inovatif dan relevan dengan perkembangan zaman, mendorong standarisasi kualitas pembinaan Pramuka Penegak yang lebih merata di setiap pangkalan, serta melanjutkan jenjang pembinaan melalui penyelesaian Narakarya Dasar sebagai prasyarat menuju Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Lanjutan (KML).
Kegiatan KMD Penegak ini menjadi wujud komitmen Pusdiklatcab Banyumas Kendalisada dalam menyiapkan pembina Pramuka yang profesional, berkarakter, dan siap menjawab tantangan pembinaan generasi muda.
PUSDIKLATCAB BANYUMAS


















