Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Banyumas kembali menunjukkan komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat. Bertempat di Sanggar Bakti Kwarcab Banyumas, pada Jumat, 30 Januari 2026, Kwarcab Banyumas secara resmi melepas personel Pramuka Peduli dan Ubaloka untuk melaksanakan tugas penanggulangan bencana banjir bandang di Kabupaten Purbalingga.
Pelepasan relawan dilaksanakan di lingkungan Kwarcab Banyumas dan dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Bidang Pengabdian Masyarakat (Waka Abdimas) Kwarcab Banyumas, Kak Budi Nugroho, S.STP., M.Si. Kegiatan tersebut turut didampingi oleh Sekretaris I Kwarcab Banyumas, Kak Handoko, S.Pd., S.M., serta Sekretaris Abdimas, Kak Tomi Luqman Hakim, S.IP., M.AP.
Dalam sambutannya, Kak Budi Nugroho menegaskan bahwa kehadiran Pramuka di tengah masyarakat terdampak bencana merupakan wujud nyata pelaksanaan Satya dan Darma Pramuka, khususnya dalam bidang pengabdian dan kemanusiaan.
Adapun personel relawan yang diterjunkan terdiri atas unsur Pramuka Peduli, Ubaloka, Saka Tangguh Bencana, serta Pramuli dari tingkat cabang dan kwartir ranting, dengan rincian sebagai berikut:
Hardiyan Aldri Prabowo – Ancu Pramuli PB
Ari Pringgo Aji – Ancu Pramuli PB
TRC Pramuli – 6 orang
Ubaloka Kwarcab Banyumas – 4 orang
Saka Tangguh Bencana – 5 orang
Pramuli Kwarran Ajibarang – 2 orang
Total personel yang diberangkatkan berjumlah 19 orang relawan, yang akan melaksanakan tugas kemanusiaan selama tiga hari, terhitung mulai Jumat, 30 Januari 2026 hingga Minggu, 1 Februari 2026.
Selama masa penugasan, para relawan akan terlibat dalam berbagai kegiatan penanganan darurat bencana, antara lain asesmen lapangan, dukungan logistik, serta bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak banjir bandang di wilayah Kabupaten Purbalingga.
Sekretaris Kwarcab Banyumas, Kak Wahyu Handoko, S.Pd.SM menegaskan “Melalui misi kemanusiaan ini, mudah mudahan kehadiran Pramuka dapat memberikan manfaat nyata serta memperkuat sinergi dengan berbagai pihak dalam upaya penanggulangan bencana. Semangat “Pramuka Peduli, Sigap, dan Mengabdi” terus menjadi landasan gerak setiap relawan di lapangan.” Ungkapnya.















