Jajaran Kwarcab Gerakan Pramuka Banyumas menggelar Upacara Penyemayaman Pasukan Estafet Tunas Kelapa (ETK) Kwarda Jawa Tengah Tahun 2026 di Sanggar Bakti Kwarcab Banyumas pada hari ini, Minggu, 6 September 2026, setelah seluruh barisan sukses menempuh rute perbatasan Purbalingga, Silado, hingga UMP sejak pukul 10.00 WIB guna mengawal panji-panji kepramukaan. Prosesi penyemayaman ini dilaksanakan secara khidmat dan tertib sesuai dengan petunjuk teknis protokoler tata upacara resmi Kwarda Jawa Tengah.
Etape perjalanan menempuh rute perbatasan menuju Silado, melewati area UMP, dan berakhir di Sanggar Bakti Kwarcab Banyumas. Selama mengawal panji kepramukaan, barisan dipimpin oleh formasi pasukan inti berjumlah 61 orang yang sarat makna filosofis. Kelompok I sebanyak 17 orang melambangkan Hari Kemerdekaan RI, Kelompok II sebanyak 9 orang melambangkan Hari Tunas Pramuka, dan Kelompok III sebanyak 3 orang melambangkan Tri Satya. Barisan dilanjutkan Kelompok IV sebanyak 14 orang sebagai simbol Hari Pramuka, Kelompok V sebanyak 8 orang melambangkan Bulan Kemerdekaan, serta Kelompok VI sebanyak 10 orang yang melambangkan Dasa Dharma.
Setibanya di lokasi tujuan, Upacara Penyemayaman dilaksanakan sesuai urutan baku Kwarda Jateng. Pemimpin Upacara menyiapkan pasukan, diikuti laporan panitia oleh Kak Rachman, pembacaan doa, dan penyerahan atribut. Alunan Lagu Syukur mengiringi penyerahan bumbung pesan Gubernur Jawa Tengah Komjen. Pol. (Purn.) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K. Dalam pesan tersebut, Gubernur menegaskan semangat gerakan, “Pramuka Jawa Tengah: Ngopeni, Nglakoni, Mengabdi Tanpa Henti.”
Meskipun formasi berjalan presisi, beberapa petugas pasukan sempat mengalami sakit akibat kelelahan fisik. Namun, dengan pengamanan kegiatan yang ketat, tim kesehatan langsung memberikan pertolongan medis secara cepat dan tepat sehingga pasukan tetap dapat menyelesaikan perjalanan hingga g
Prosesi diakhiri dengan laporan Pemimpin Upacara dan penghormatan umum saat Pembina Upacara meninggalkan tempat. Dengan terlaksananya penyemayaman ini, Kwarcab Banyumas telah selesai menjadi titik akhir dari estafet kepramukaan dari etape per etape yang telah dilalui demi menjaga tradisi panji kebanggaan Pramuka Jawa Tengah.














