BANYUMAS, 24 Agustus 2026 — Puluhan regu pembina Pramuka se-Kabupaten Banyumas beradu ketangkasan dan Kecepatan dalam menyampaikan pesan rahasia melalui bendera semaphore dan tiupan peluit morse pada Lomba Penjelajahan di Bumi Perkemahan (Buper) Kendalisada, Minggu (23/8/2026).
Rangkaian uji kecakapan semboyan dan isyarat ini merupakan bagian dari Lomba Scouting Skill Competition Pembina Pramuka yang diselenggarakan oleh Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Banyumas. Kegiatan tahunan untuk menyemarakkan Hari Pramuka Ke-65 Tahun 2026 ini mengusung tema “Semarak Hari Pramuka Ke-65 Tahun 2026 dan Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045”.
Pada pos penjelajahan tersebut, para peserta diuji ketepatan dan kecepatannya dalam menerima serta menerjemahkan berita bersandi semaphore dan morse secara berantai. Penguasaan teknik komunikasi tradisional ini dinilai sangat krusial untuk mengasah ketelitian, daya ingat, serta fokus para pembina regu di lapangan.
Pesan dan berita yang dikirimkan melalui sandi semaphore dan morse tersebut berisi instruksi serta edukasi penting mengenai nilai-nilai kemandirian dan pengelolaan pangan lokal. Hal ini bertujuan agar para pembina terbiasa menyampaikan pesan-pesan pembangunan dan edukasi swasembada pangan secara efektif serta menarik kepada para peserta didik Penggalang di gugus depan masing-masing.
Melalui penguasaan materi semaphore dan morse pada Lomba Penjelajahan di Buper Kendalisada ini, Kwarcab Banyumas berkomitmen memantapkan langkah organisasi dalam melahirkan pembina yang terampil dan komunikatif. Pembina yang adaptif dipandang sebagai pilar penting dalam mencetak generasi muda Pramuka yang berkarakter, mandiri, serta siap mendukung pencapaian swasembada pangan menuju Indonesia Emas 2045.
Pewarta: Wahyudin, S.Pd.














