Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-35 Gugus Depan (Gudep) 19.2823–19.2824 Pangkalan SMAN 1 Sumpiuh, keluarga besar sekolah menggelar lomba tumpeng jajanan pasar antarkelas. Kegiatan tersebut menjadi salah satu rangkaian peringatan HUT Gudep sekaligus sarana untuk menumbuhkan kreativitas, kebersamaan, dan semangat gotong royong peserta didik.
Uniknya, setiap kelas ditantang untuk membuat tumpeng berbahan jajanan pasar dengan anggaran maksimal Rp100.000. Dengan keterbatasan anggaran tersebut, peserta dituntut mampu mengolah bahan sederhana menjadi sajian yang menarik, kreatif, dan memiliki nilai estetika.
Kegiatan berlangsung meriah. Setiap kelas menampilkan kreasi tumpeng dengan beragam bentuk dan susunan jajanan pasar. Tidak hanya mengedepankan tampilan, peserta juga menunjukkan kemampuan bekerja sama dalam merancang konsep, menyiapkan bahan, hingga menyusun tumpeng secara bersama-sama.
KaMabigus SMAN 1 Sumpiuh, Kak Agung Cahyono, menyampaikan apresiasinya terhadap kreativitas dan antusiasme peserta didik dalam mengikuti rangkaian peringatan HUT Gudep ke-35.
“Kegiatan seperti ini menjadi ruang bagi peserta didik untuk belajar bekerja sama, berkreasi, dan bertanggung jawab. Nilai-nilai tersebut merupakan bagian penting dari pendidikan kepramukaan yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Kak Agung.
Sementara itu, Ketua Gudep 19.2823–19.2824, Kak Jubaedah, mengatakan bahwa lomba tumpeng jajanan pasar menjadi salah satu bentuk kegiatan yang dikemas sederhana namun sarat dengan nilai pendidikan.
“Kami ingin peringatan HUT Gudep tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga memberikan pengalaman yang menyenangkan dan bermakna bagi peserta didik. Melalui lomba ini, mereka belajar bagaimana memanfaatkan bahan yang sederhana dengan kreativitas dan kekompakan,” tutur Kak Jubaedah.
Selain menjadi ajang kreativitas, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk mengenalkan kembali beragam jajanan tradisional kepada generasi muda. Jajanan pasar yang digunakan dalam kreasi tumpeng menjadi bagian dari upaya menjaga dan memperkenalkan kekayaan kuliner tradisional Indonesia.
Dengan anggaran yang terbatas, peserta justru ditantang untuk menunjukkan ide-ide kreatif dalam menghasilkan tumpeng yang menarik. Hal ini sekaligus mengajarkan pentingnya kemampuan mengelola sumber daya, berinovasi, dan mengambil keputusan secara bersama-sama.
Melalui lomba tersebut, peringatan HUT ke-35 Gudep 19.2823–19.2824 tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga menjadi wahana pendidikan karakter. Nilai kreativitas, kerja sama, kemandirian, tanggung jawab, dan kecintaan terhadap budaya lokal dapat tumbuh melalui kegiatan yang dikemas secara menyenangkan.
Semangat kebersamaan yang tercipta diharapkan semakin memperkuat ikatan keluarga besar SMAN 1 Sumpiuh serta menjadi bagian dari perjalanan panjang Gudep 19.2823–19.2824 dalam membina generasi muda melalui pendidikan kepramukaan.
Setelah melalui serangkaian penilaian, hasil kejuaraan ialah sebagai berikut:
Juara 1 diraih oleh kelas XC,
Juara 2 diraih oleh kelas XE ,dan
Juara 3 diraih oleh kelas XJ

















