DUKUHWALUH — SD Negeri 2 Dukuhwaluh menggelar rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-65 dengan phenuh semangat dan keceriaan. Kegiatan yang diikuti seluruh anggota Pramuka dan pembina tersebut dikemas tidak hanya sebagai momentum peringatan, tetapi juga sebagai sarana menanamkan nilai-nilai Dasa Darma sejak dini.Rangkaian kegiatan diawali dengan upacara peringatan Hari Pramuka di pangkalan SD Negeri 2 Dukuhwaluh. Upacara diikuti oleh seluruh anggota Pramuka mulai dari golongan Siaga hingga Penggalang bersama para pembina.
Suasana semakin meriah setelah pelaksanaan upacara. Pasukan drumband Gita Dewa Satria bersama tim mayoret dan semaphore yang dipimpin oleh pelatih Kak Wiwin Kurniawati, S. Pd tampil memberikan pertunjukan di hadapan para peserta. Penampilan tersebut menjadi hiburan sekaligus penyemangat bagi adik-adik kelas 1, 2, 3, dan 4 yang mengikuti rangkaian kegiatan.
Setelah upacara dan pertunjukan, kegiatan dilanjutkan dengan PERSARI (Perkemahan Satu Hari) yang diikuti seluruh anggota Pramuka. Kegiatan PERSARI dirancang berbeda sesuai dengan golongan peserta agar materi yang diberikan dapat disesuaikan dengan usia dan tingkat perkembangan peserta didik.Bagi peserta Siaga, kegiatan dilaksanakan dengan sistem pembagian taman. Setiap taman memberikan materi sekaligus menjadi bagian dari persiapan peserta dalam menghadapi ujian Syarat Kecakapan Umum (SKU). Beberapa kegiatan yang disiapkan antara lain Taman Permainan, Taman Ketaqwaan, Taman Kompas, dan Taman Jam.
Sementara itu, peserta Penggalang mendapatkan kegiatan yang lebih berorientasi pada kepedulian terhadap lingkungan dan ketahanan pangan. Mereka mengikuti sosialisasi mengenai pemanfaatan sampah plastik, khususnya barang bekas seperti galon, yang kemudian dapat dimanfaatkan menjadi media tanam.
Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan penanaman pohon cabai di lingkungan sekolah. Penanaman cabai menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap semangat Hari Pramuka tahun ini yang mengangkat tema swasembada pangan. Melalui kegiatan tersebut, peserta didik diajak memahami bahwa ketahanan pangan dapat dimulai dari lingkungan sekolah dan rumah masing-masing.
Kepala SD Negeri 2 Dukuhwaluh sekaligus Ka Mabigus, Siti Suswati, S. Pd. mengatakan bahwa rangkaian kegiatan Hari Pramuka tidak hanya ditujukan untuk memberikan pengalaman berkemah dan berkegiatan di luar kelas, tetapi juga menjadi media untuk mengamalkan nilai-nilai Dasa Darma dalam kehidupan sehari-hari.
“Pada siang hari, adik-adik melakukan pengamalan Dasa Darma pertama dan kedua. Dasa Darma pertama diwujudkan melalui salat Jumat berjamaah, sedangkan Dasa Darma kedua diwujudkan melalui penanaman pohon cabai dan bakti sosial kepada warga sekitar sekolah yang membutuhkan,” ujar Siti Suswati.
Menurutnya, pembiasaan tersebut penting dilakukan sejak usia dini agar nilai-nilai yang terkandung dalam Dasa Darma tidak hanya dipahami sebagai materi kepramukaan, tetapi benar-benar menjadi bagian dari karakter peserta didik.
“Hal ini dilakukan untuk menanamkan nilai-nilai Dasa Darma sejak dini, sehingga adik-adik tidak hanya mengetahui, tetapi juga mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” lanjutnya.
Rangkaian peringatan Hari Pramuka di SD Negeri 2 Dukuhwaluh menjadi momentum untuk memadukan pendidikan karakter, kecakapan kepramukaan, kepedulian lingkungan, nilai keagamaan, serta semangat ketahanan pangan dalam satu kegiatan yang menyenangkan.Melalui kegiatan tersebut, SD Negeri 2 Dukuhwaluh berharap semangat Pramuka dapat terus tumbuh dalam diri peserta didik, bukan sekadar melalui kegiatan seremonial, tetapi melalui kebiasaan nyata untuk disiplin, peduli, mandiri, bertanggung jawab, dan bermanfaat bagi lingkungan sekitar.
PEWARTA: FATIH NURIJEKI, S.Pd.


















