Pelaksanaan Penilaian Lomba Kwartir Tergiat (LKT) 2026 di Kwartir Ranting (Kwarran) Sumbang pada Minggu, 26 Juli 2026, menjadi cerminan kuatnya semangat gotong royong dan sinergi antarunsur Kepramukaan di wilayah setempat. Dipusatkan di Sanggar Bhakti Pramuka Kwarran Sumbang mulai pukul 09.00 WIB, kegiatan tahunan Kwartir Cabang (Kwarcab) Banyumas ini dimaknai bukan sekadar sebagai ajang kompetisi, melainkan sarana mempererat tali silaturahmi.
Kehadiran Pimpinan Kwarcab Banyumas, Kak Efi Miftah Faridli, M.Pd., bersama Ketua Tim Penilai LKT, Kak Rahita Utama, disambut hangat oleh jajaran pengurus Kwarran Sumbang, Ketua Mabiran Harian, Kak Mabisa, para Ketua Mabigus, hingga Pembina Pramuka se-Kwarran Sumbang. Keterlibatan lintas generasi dan tingkatan ini menegaskan komitmen bersama dalam membina generasi muda.
Dalam sambutan pembukanya, Ketua Harian Mabiran Sumbang, Kak Sunadi, S.IP., menekankan pentingnya keterbukaan dan rasa kebersamaan dalam proses penilaian ini. Beliau mengajak seluruh pengurus untuk menjadikan kedatangan tim penilai sebagai momen berharga untuk saling belajar.
“Selamat datang kepada seluruh Tim Penilai LKT Kwarcab Banyumas di Kwarran Sumbang. Kami meminta kepada segenap pengurus Kwarran yang akan dinilai untuk belajar bagaimana mengelola Kwarran kepada Tim Penilai,” ungkap Kak Sunadi penuh kehangatan.
Guna memastikan penilaian berjalan objektif dan menyeluruh, Kwarcab Banyumas menerjunkan tim penilai dari berbagai bidang keahlian, meliputi Kak Nur Farida, S.Pd.SD. (Binamuda), Kak Yani Susilowati, S.Pd.SD., M.Pd. (Keuangan), Kak Sinung Tri Marhaendro, S.Pd. (Orgakum), Kak Machali, S.Ag., MM.Pd. (Binawasa), Kak Doni Damara T., S.Pt. (Binsat), Kak Parsito, S.H. (Humas), Kak Nuzul Wahyudi (Abdimas), serta Kak Qurratu ‘Aini Fiky A. dari Dewan Kerja Cabang.
Di sela-sela proses evaluasi ketercapaian program kerja tahun 2026, Ketua Tim Penilai LKT, Kak Rahita Utama, menyampaikan pesan mengenai tiga makna utama dari kegiatan LKT. Selain sebagai ajang silaturahmi rutin dan tolok ukur kinerja, LKT dirancang untuk memetakan dinamika pengelolaan di 27 Kwarran se-Kabupaten Banyumas sebagai bahan evaluasi bersama.
“Penilaian LKT adalah salah satu bentuk untuk evaluasi dalam pengelolaan Kwarran, yang nantinya Tim akan mengolah hasilnya untuk dipersandingkan serta diperbandingkan dengan 27 Kwarran. Sudah barang tentu akan ada yang berhasil menduduki peringkat atas dan ada yang peringkat bawah. Namun penilaian ini hendaknya dapat dijadikan pengalaman untuk mawas diri dan berbenah,” jelas Kak Rahita Utama.
Lebih mendalam, Kak Rahita menekankan bahwa muara utama dari seluruh proses ini adalah terbangunnya soliditas yang kokoh di tingkat Ranting hingga Gugus Depan.
“Dengan adanya LKT ini mudah-mudahan kebersamaan dan kekompakan semua unsur dari Mabiran, Kwarran, dan Mabigus atau Gudep, maka Gerakan Pramuka akan semakin maju dan melesat,” tegasnya.
Rangkaian acara diakhiri dengan penyampaian kesan dan pesan oleh Ketua Tim Penilai serta pelepasan rombongan melalui ucapan selamat jalan dari Ketua Kwarran Sumbang. Momen penutupan tersebut melengkapi suasana kekeluargaan yang mewarnai seluruh agenda LKT 2026 di Kwarran Sumbang.














