Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Banyumas terus memperkuat kualitas pembinaan di gugusdepan melalui kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Gugusdepan Teritorial. Kali ini, tim Bidang Bina Satuan menyambangi Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kalibagor, Jumat (24/7/2026), untuk memotret kondisi riil gugusdepan sekaligus merumuskan langkah penguatan ke depan.
Monitoring dipimpin oleh Wakil Ketua Bidang Bina Satuan Kwarcab Banyumas, Kak Agus Anggraito, bersama tim Andalan Cabang Bidang Bina Satuan yang terdiri atas Kak Robani, Kak Yusep, Kak Doni, dan Kak Waluyo. Kehadiran tim disambut langsung oleh Plt. Kepala SKB Kalibagor beserta jajaran Pembina Pramuka.
Dari hasil monitoring, tim menemukan bahwa Gugusdepan SKB Kalibagor telah terdaftar di Kwarcab Banyumas. Namun, dokumen administrasi fisik masih perlu ditata dan dilengkapi kembali agar tata kelola organisasi semakin tertib dan akuntabel.
Pada aspek pembinaan, mayoritas anggota Pramuka di SKB Kalibagor merupakan golongan Penegak. Meski kegiatan latihan telah berjalan secara rutin, pembentukan Dewan Ambalan sebagai wadah kepemimpinan peserta didik masih menjadi pekerjaan rumah yang perlu segera diwujudkan. Tim Monev juga menilai bahwa arah pembinaan dapat terus ditingkatkan agar lebih terprogram, berkesinambungan, dan mampu mengembangkan potensi peserta didik secara optimal.
Menariknya, SKB Kalibagor memiliki potensi besar untuk mengembangkan Pramuka berbasis ketahanan pangan. Pemanfaatan lahan tidur menjadi area budidaya cabai, sawi, dan berbagai tanaman hortikultura menjadi modal yang sangat baik untuk dikembangkan sebagai program unggulan yang sejalan dengan pendidikan karakter, kecakapan hidup, serta kemandirian anggota Pramuka.
Sebagai tindak lanjut, Kwarcab Banyumas merekomendasikan pendampingan intensif oleh Kwarran Kalibagor dalam proses pembaruan administrasi gugusdepan sekaligus percepatan pembentukan Dewan Ambalan. Di sisi lain, pihak SKB Kalibagor menyatakan komitmennya untuk lebih aktif berkolaborasi dalam berbagai program kepramukaan bersama Kwarran Kalibagor maupun Kwarcab Banyumas.
Wakil Ketua Bidang Bina Satuan Kwarcab Banyumas, Kak Agus Anggraito, menegaskan bahwa monitoring bukan sekadar kegiatan evaluasi, tetapi menjadi ruang pendampingan agar setiap gugusdepan mampu berkembang sesuai potensi yang dimiliki.
“Setiap gugusdepan memiliki kekuatan yang berbeda. Tugas kita adalah mendampingi, menguatkan tata kelola, dan mendorong lahirnya program-program yang berdampak bagi peserta didik maupun masyarakat. SKB Kalibagor memiliki potensi besar melalui program ketahanan pangannya yang patut terus dikembangkan,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Kwarcab Banyumas berharap Gugusdepan SKB Kalibagor mampu bertransformasi menjadi gugusdepan yang tertib administrasi, kuat dalam organisasi, inovatif dalam program, dan semakin berperan dalam mencetak generasi Pramuka Penegak yang berkarakter, mandiri, serta siap mengabdi kepada masyarakat.

















