Kwartir Nasional Gerakan Pramuka menyelenggarakan kegiatan Penguatan Program Pembinaan Anggota Dewasa pada 5-7 Mei 2026 di Taman Rekreasi Wiladatika Cibubur Jakarta Timur sebagai upaya meningkatkan kualitas pembina di seluruh Indonesia . Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan kwartir dari berbagai daerah, termasuk Kwartir Cabang (Kwarcab) Banyumas.
Dalam kegiatan tersebut, Kwarcab Banyumas mengirimkan dua delegasi, yakni Kak Yusup Supriyadi, S.H selaku Kepala Pusdiklatcab Banyumas dan Kak Iguh Widodo, S.Pd. Kehadiran keduanya menjadi bagian dari komitmen daerah dalam mendukung peningkatan kapasitas anggota dewasa di lingkungan Gerakan Pramuka.
Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, Komjen Pol (Purn) Drs. Budi Waseso, dalam sambutannya menegaskan pentingnya standarisasi kualitas pembina di seluruh Indonesia. Ia menyampaikan bahwa setiap pembina harus memiliki standar kompetensi yang sama agar proses pendidikan kepramukaan berjalan konsisten dan berdampak nyata.
Selain itu, Budi Waseso menekankan pentingnya monitoring dan evaluasi program pembinaan anggota dewasa yang dilakukan secara terpadu dan berjenjang, mulai dari tingkat nasional hingga gugus depan. Menurutnya, evaluasi yang berbasis data akan membantu mengidentifikasi capaian, kendala, serta peluang perbaikan secara berkelanjutan.
“Kita perlu memastikan setiap kebijakan dan program berjalan sesuai tujuan yang telah ditetapkan, serta mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas anggota dewasa,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah, dunia pendidikan, dunia usaha, dan masyarakat luas. Kolaborasi ini dinilai menjadi kunci dalam memperkuat program pembinaan agar lebih efektif, adaptif, dan relevan dengan perkembangan zaman.
Dalam era digital saat ini, Kwarnas juga mendorong pemanfaatan teknologi sebagai sarana pendukung pembinaan. Pelatihan daring, modul digital, serta platform pembelajaran interaktif diharapkan dapat memperluas jangkauan dan meningkatkan efisiensi program.
Lebih lanjut, Budi Waseso mengingatkan agar program pembinaan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi mampu menghasilkan langkah nyata yang berkelanjutan. Ia berharap penguatan program ini dapat mendorong Gerakan Pramuka berkontribusi lebih besar dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang unggul, berkarakter, dan berjiwa Pancasila.















